JAKARTA, AKCAYA – Musim hujan 2026-2027 di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan mengalami kemunduran akibat pengaruh El Nino yang saat ini berada pada fase kuat. Kalimantan Barat termasuk wilayah yang diperkirakan baru memasuki musim hujan pada Oktober.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan sebagian wilayah lainnya bahkan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember, dengan puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Desember, Januari, dan Februari.

“Beberapa nanti masuk di Oktober, terutama di daerah-daerah yang prioritas karhutla seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, kemudian Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan,” kata Faisal di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Advertisement

Di tengah kondisi tersebut, operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan secara situasional karena potensi awan konvektif masih rendah pada puncak musim kemarau.

“Karena sekarang untuk operasi modifikasi cuaca ini cukup sulit karena potensi awan konvektif itu sangat rendah pada puncak musim kemarau ini sehingga operasi modifikasi cuaca ini sangat situasional,” ujarnya.

BMKG bersama BNPB dan Kementerian Kehutanan telah menyiapkan pesawat di enam provinsi prioritas karhutla, termasuk Kalbar. Pesawat tersebut digunakan untuk patroli dan dapat dialihkan untuk OMC apabila ditemukan awan yang berpotensi dimodifikasi.

Selain OMC, penanganan karhutla dilakukan melalui operasi water bombing dan penguatan satgas darat untuk pemadaman langsung di lokasi kebakaran. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *