KUBU RAYA, AKCAYA – Kekhawatiran mulai dirasakan Musa ketika telepon yang ia tujukan kepada istrinya, EG (50), tak lagi mendapat jawaban.
Sehari sebelumnya, keduanya masih berkomunikasi seperti biasa. Namun, pada Rabu (19/8/2026) malam, komunikasi itu tiba-tiba terputus. Upaya Musa menghubungi istrinya sekitar pukul 20.00 WIB juga tak membuahkan hasil.
Saat itu, Musa sedang bekerja di Kabupaten Sanggau, sementara EG berada seorang diri di rumah mereka di Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Musa akhirnya meminta bantuan tetangga untuk memastikan kondisi istrinya.
“Sekitar pukul 07.20 WIB, suami korban menghubungi tetangga untuk meminta bantuan melihat kondisi istrinya karena sejak Rabu malam tidak lagi mendapatkan respons melalui telepon,” kata Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade, Kamis (20/8/2026).
Sekitar pukul 07.30 WIB, tetangga korban, Susilowati, mendatangi rumah tersebut.
Pintu rumah ternyata dalam keadaan terbuka.
Susilowati kemudian masuk dan mendapati EG sudah terbaring di dapur. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat, Musa, dan Polsek Sungai Kakap.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak untuk pemeriksaan medis.
Dari hasil pemeriksaan luar atau Visum et Repertum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan luar oleh pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah, namun kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Ade.
Polisi juga mendapat informasi bahwa EG memiliki riwayat penyakit stroke atau Cerebrovascular Accident (CVA).
Kendati demikian, polisi belum menyimpulkan penyakit tersebut sebagai penyebab kematian. Sebab, pemeriksaan yang dilakukan terhadap jenazah merupakan pemeriksaan luar.
Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi atau pemeriksaan bagian dalam jenazah. Keluarga menyatakan menerima kepergian korban dan selanjutnya membawa jenazah untuk dimakamkan.
Polisi memastikan penanganan kejadian tersebut telah dilakukan sesuai prosedur. Hingga kini, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia. (elp)











