SINGKAWANG, AKCAYA – Perkelahian di depan Warung Kopi Funni, Jalan Gunung Besi Lirang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (25/10/2026) dini hari, berujung maut. Dulhopi (47) meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka di tubuhnya.
Polisi telah mengamankan seorang pria berinisial NR (40) yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Penyidik masih mendalami motif dan rangkaian kejadian.
Kapolsek Singkawang Selatan, IPTU Dian Edi Sarwono, mengatakan peristiwa itu diketahui sekitar pukul 03.00 WIB. Korban sempat dibawa dua orang saksi ke Puskesmas Singkawang Selatan I, tetapi dinyatakan meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian terduga pelaku sudah berada di warung sejak sekitar pukul 19.30 WIB. Korban kemudian datang dan menghampirinya,” kata Dian.
Menurut keterangan saksi pemilik warung, situasi berubah setelah terduga pelaku disebut mengambil sebilah pisau dari jok sepeda motornya.
Ia kemudian menghampiri korban hingga terjadi perkelahian di pinggir jalan, tepat di depan warung.
Setelah kejadian, korban tergeletak di pinggir jalan. Sementara itu, dua saksi, Hariadi (52) dan Adi (47), yang melintas dari arah Kota Singkawang menuju Jalan Gunung Besi Lirang, melihat korban dan membawanya ke puskesmas.
“Sekitar pukul 03.30 WIB, personel Polres Singkawang bersama Polsek Singkawang Selatan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan terduga pelaku, serta mengumpulkan barang bukti,” ujar Dian.
Pemeriksaan luar oleh dokter jaga menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya luka terbuka di pelipis kiri, memar di sekitar mata dan kedua pipi, serta luka pada hidung dan mulut. Korban juga mengalami lecet di beberapa bagian tubuh.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban dibawa keluarga ke rumah duka di Jalan Kridasana Gang Tengah, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. (elp)











