PONTIANAK, AKCAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mencari solusi atas kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat di wilayah pesisir hingga pedalaman. Kelancaran distribusi, terutama solar bersubsidi bagi nelayan, menjadi salah satu persoalan yang dibahas bersama pihak terkait.

Pembahasan itu dilakukan dalam rapat koordinasi yang melibatkan manajemen Pertamina wilayah Kalimantan Barat, GM PLN Kalbar, Direktur AKR, Sekda Kalbar, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Norsan mengatakan, kelangkaan BBM bersubsidi juga dikeluhkan nelayan di kawasan Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Pemerintah provinsi bersama pihak terkait berupaya mencari jalan keluar agar pasokan BBM, khususnya solar bersubsidi, lebih mudah diakses masyarakat.

Advertisement

“Kami sudah mencari solusi untuk memecahkan masalah ini. Pertamina juga akan mencarikan solusi kelangkaan di daerah perhuluan. Sudah ada jalan keluarnya, termasuk untuk solar subsidi,” kata Norsan, Minggu (25/10/2026).

Menurutnya, distribusi BBM perlu mendapat perhatian agar masyarakat di wilayah pesisir dan pedalaman tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Pemprov Kalbar akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengawal penanganan persoalan tersebut. Pemerintah berharap upaya ini dapat menjawab keluhan masyarakat, terutama nelayan yang bergantung pada solar untuk melaut serta warga di daerah perhuluan yang menghadapi kendala pasokan BBM. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *