PONTIANAK, AKCAYA – PT Kiwoomm Sekuritas Indonesia membuka kantor perwakilan di Kalimantan Barat (Kalbar) untuk memperluas akses masyarakat terhadap pasar modal sekaligus mendorong pertumbuhan investor di daerah.
Peresmian kantor perwakilan tersebut berlangsung pada 15 Oktober 2026 di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalbar. Kegiatan itu dihadiri Kepala Wilayah BEI Kalbar Ardhy Anto, Vice President PT Kiwoomm Sekuritas Indonesia Audi Kasmarandana, serta kalangan akademisi, investor, anggota bursa, dan mitra strategis.
Kehadiran Kiwoomm Sekuritas diharapkan memperkuat upaya edukasi dan literasi keuangan, sekaligus mendekatkan layanan pasar modal kepada masyarakat Kalbar.
Kepala Wilayah BEI Kalbar, Ardhy Anto, mengatakan perkembangan pasar modal di daerah masih menunjukkan tren positif, meskipun kondisi ekonomi dan pasar keuangan dihadapkan pada ketidakpastian serta volatilitas yang cukup tinggi.
Menurutnya, pertumbuhan jumlah investor dan aktivitas transaksi menjadi salah satu indikator yang mendukung optimisme terhadap perkembangan pasar modal di Kalbar.
“Di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian dan volatilitas, kami tetap optimistis industri pasar modal ke depan akan semakin berkembang. Data di Kalimantan Barat menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, baik dari sisi jumlah investor maupun aktivitas transaksi,” ujar Ardhy.
Berdasarkan data BEI Kalbar, hingga Agustus 2026 jumlah investor pasar modal di Kalbar bertambah 36.000 investor, sehingga totalnya mencapai 500.465 investor. Sementara sepanjang 2025, penambahan investor tercatat sebanyak 86.883 orang.
Dari sisi transaksi, nilai transaksi pasar modal di Kalbar hingga Agustus 2026 mencapai Rp50,42 triliun, dengan rata-rata frekuensi transaksi sekitar 1,15 juta kali per bulan. Sepanjang 2025, nilai transaksi tercatat Rp71,8 triliun, dengan rata-rata frekuensi sekitar satu juta kali per bulan.
Ardhy menambahkan, perluasan akses edukasi juga terus dilakukan melalui pengembangan galeri investasi. Sepanjang 2026, sebanyak sembilan galeri investasi baru telah dibuka di Kalbar, sehingga totalnya mencapai 36 galeri yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
“Kami berharap galeri investasi tidak hanya menjadi tempat mengenal pasar modal, tetapi juga pusat informasi dan edukasi keuangan bagi masyarakat. Dengan semakin luasnya akses edukasi, masyarakat diharapkan dapat memahami investasi secara lebih baik dan mengambil keputusan secara bijak,” katanya.
Sementara itu, Vice President PT Kiwoomm Sekuritas Indonesia, Audi Kasmarandana, menegaskan komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam pengembangan pasar modal nasional melalui perluasan jangkauan layanan ke berbagai daerah, termasuk Kalbar.
Menurut Audi, pembukaan kantor perwakilan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendekatkan layanan pasar modal kepada masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemangku kepentingan setempat.
“Pembukaan kantor perwakilan di Kalimantan Barat merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk berperan aktif membangun dan memajukan pasar modal Indonesia. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta mendorong semakin banyak orang memahami investasi secara benar,” ujar Audi.
Ia mengatakan, Kiwoomm Sekuritas akan menjalin kerja sama dengan BEI dan berbagai pemangku kepentingan di Kalbar untuk menghadirkan program edukasi dan literasi pasar modal.
“Kami akan berkolaborasi dengan BEI dan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Barat untuk memperluas program literasi dan edukasi. Harapannya, masyarakat tidak hanya mengenal pasar modal, tetapi juga memahami risiko dan mekanisme investasi sebelum mengambil keputusan,” katanya.
Dukungan terhadap kehadiran Kiwoomm Sekuritas juga datang dari kalangan akademisi. M. Fahmi, yang mewakili tamu undangan dari lingkungan pendidikan, menilai kehadiran anggota bursa di Kalbar dapat membuka peluang kolaborasi antara industri pasar modal dan perguruan tinggi.
Menurut Fahmi, keberadaan perusahaan sekuritas dapat menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa agar memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme pasar modal.
“Kami berharap kehadiran Kiwoomm Sekuritas dapat memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan. Mahasiswa perlu mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mempelajari secara langsung bagaimana pasar modal bekerja, sehingga pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dapat terhubung dengan praktik di dunia nyata,” ujar Fahmi.
Ia juga berharap Kiwoomm Sekuritas dapat menghadirkan program edukasi, pendampingan, dan praktik langsung bagi mahasiswa.
“Jika ada program edukasi dan praktik langsung, mahasiswa akan lebih mudah memahami proses investasi, cara kerja perusahaan sekuritas, serta risiko yang perlu diperhatikan. Kolaborasi seperti ini penting untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki literasi keuangan lebih baik,” tuturnya.
Dengan dibukanya kantor perwakilan tersebut, sinergi antara perusahaan sekuritas, BEI, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pasar modal di Kalbar agar semakin inklusif, edukatif, dan mudah diakses masyarakat. (elp)











