PONTIANAK, AKCAYA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kembali menyalurkan bantuan air bersih gratis sebanyak 8.000 liter kepada warga di kawasan Jalan Pangeran Natakusuma, Kota Pontianak, Senin (14/0/2026).
Penyaluran ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan, musim kemarau, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat kemarau yang berkepanjangan dan dampak kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.
Ria Norsan mengatakan, pembagian air bersih gratis ini merupakan bentuk tanggung jawab moral pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Air bersih adalah kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, kami berupaya membantu warga yang terdampak kemarau dan karhutla agar kebutuhan air bersih mereka tetap terpenuhi,” ujarnya.
Menurut Norsan, Pemprov Kalbar terus melakukan berbagai langkah untuk menangani dampak kemarau dan karhutla, baik melalui distribusi air bersih, layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak asap, maupun dukungan terhadap upaya pemadaman kebakaran di sejumlah daerah.
Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau masih berlangsung.
Salah seorang warga penerima bantuan, Toyib, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalbar Ria Norsan atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Ria Norsan yang telah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. Bantuan ini sangat membantu dan meringankan beban masyarakat yang saat ini kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau,” katanya.
Toyib menilai langkah cepat pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan menunjukkan kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami merasa terbantu dan diperhatikan. Semoga bantuan seperti ini terus berlanjut selama masyarakat masih membutuhkan,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak serta tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca kering dan kabut asap yang masih terjadi di sejumlah wilayah. (elp)











