PONTIANAK, AKCAYA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah dalam Kepemimpinan Pembelajaran yang digelar pada 25–26 Mei 2026 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Kepala Sekolah/Madrasah untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing”.
Ketua panitia, Elly Leo Fara mengatakan, pelatihan diikuti ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pengawas sekolah hingga kepala madrasah dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai jenjang pendidikan menjadi bukti kuat semangat kolaborasi dalam membangun pendidikan yang lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Barat, Muhamad Firdaus menegaskan kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menciptakan budaya sekolah yang positif, inovatif, dan berorientasi pada mutu pendidikan.
“Kepala sekolah tidak hanya bertugas sebagai administrator, tetapi juga harus menjadi penggerak perubahan yang mampu menghadirkan pembelajaran bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Syarif Faisal Indahmawan Alkadri. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang visioner dan berbasis data dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
Berbagai materi strategis disampaikan dalam pelatihan tersebut, mulai dari mutu pendidikan Kalimantan Barat, konsep dan urgensi kepemimpinan pembelajaran, growth mindset dalam kepemimpinan sekolah, supervisi akademik efektif, hingga pemanfaatan data untuk peningkatan mutu pembelajaran melalui perencanaan sekolah berbasis data.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pembangunan branding sekolah yang kuat dan berdaya saing.
Sejumlah narasumber kompeten turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Barat, Iwan Kurniawan, widyaiswara BGTK Provinsi Kalimantan Barat, serta praktisi pendidikan dan penggerak mutu pendidikan lainnya.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan inspiratif. Para peserta tidak hanya memperoleh penguatan teori, tetapi juga diajak melakukan refleksi dan menyusun rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting memperkuat sinergi antarpendidik dan pemangku kepentingan pendidikan di Kalimantan Barat. Dengan kepemimpinan sekolah yang kuat, adaptif, dan berorientasi pada mutu, diharapkan lahir generasi unggul yang siap bersaing di era global.
“Pendidikan berkualitas lahir dari kepemimpinan yang visioner dan kolaboratif. Ketika kepala sekolah terus belajar dan berkembang, maka sekolah akan menjadi ruang tumbuh terbaik bagi masa depan anak-anak bangsa,” menjadi semangat yang mengemuka sepanjang pelatihan.










