PONTIANAK, AKCAYA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat bergerak cepat menindaklanjuti arahan Gubernur Kalbar, Ria Norsan, terkait percepatan realisasi program pembangunan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat internal yang dipimpin langsung Kepala BPSDM Kalbar, Windy Prihastari, bersama seluruh jajaran, Jumat (3/7/2026).

Rapat yang digelar usai kegiatan Coffee Morning Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat itu menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh arahan gubernur dipahami secara menyeluruh dan segera diterjemahkan ke dalam program kerja yang terukur di lingkungan BPSDM.

Kepala BPSDM Kalbar, Windy Prihastari, menegaskan bahwa setiap arahan pimpinan daerah harus direspons secara cepat melalui penguatan koordinasi, kolaborasi, serta percepatan pelaksanaan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Seluruh jajaran BPSDM harus memiliki semangat yang sama dalam mempercepat pelaksanaan program. Arahan Bapak Gubernur menjadi pedoman bagi kami agar setiap kegiatan berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan SDM di Kalimantan Barat,” ujar Windy.

Menurutnya, peningkatan IPM merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi seluruh perangkat daerah. Karena itu, BPSDM berkomitmen terus memperkuat perannya melalui pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) agar mampu memberikan pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas.

Windy mengatakan, kualitas birokrasi yang adaptif dan berdaya saing menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Pengembangan SDM aparatur menjadi investasi jangka panjang. ASN yang kompeten, inovatif, dan berintegritas akan melahirkan pelayanan publik yang lebih baik, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan IPM Kalimantan Barat,” katanya.

Dalam rapat tersebut, seluruh unit kerja juga diminta memperkuat koordinasi lintas bidang agar pelaksanaan setiap program berjalan efektif dan saling mendukung. Evaluasi berkala juga akan dilakukan untuk memastikan target-target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.

Ia menambahkan, budaya kerja yang cepat, responsif, dan kolaboratif harus terus dibangun di lingkungan BPSDM sebagai bagian dari transformasi birokrasi.

“Kami ingin seluruh jajaran memiliki semangat bergerak cepat, bekerja cerdas, dan saling bersinergi. Dengan begitu, setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung visi pembangunan Kalimantan Barat,” tambahnya.

Melalui rapat internal tersebut, BPSDM Kalbar kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi perangkat daerah yang responsif terhadap kebijakan pemerintah provinsi sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama peningkatan daya saing daerah. Seluruh program yang dijalankan diharapkan mampu berkontribusi nyata terhadap percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *