PONTIANAK, AKCAYA – Pemerintah Kota Pontianak terus menggencarkan aksi gotong royong bersama masyarakat sebagai upaya menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan. Kegiatan kerja bakti digelar serentak di enam kecamatan, kemarin.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, memimpin langsung gotong royong di sepanjang Jalan Budi Karya, Kecamatan Pontianak Selatan. Bersama warga, ia tampak menebas rumput dan membersihkan tanaman liar di pinggir jalan.

Menurut Edi, gotong royong bukan sekadar kegiatan bersih-bersih sesaat, melainkan upaya membangun kesadaran bersama agar lingkungan tetap tertata, nyaman, dan sehat.

“Gotong royong ini kita lakukan untuk membersihkan lingkungan, memperbaiki dan meningkatkan kualitas prasarana lingkungan supaya semakin baik,” ujarnya.

Ia menilai, Kota Pontianak yang terus berkembang membutuhkan perhatian serius terhadap kualitas lingkungan, terlebih di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

“Kalau lahan yang terbatas ini kita jaga dan tata dengan baik, termasuk penghijauan dan kebersihannya, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan,” katanya.

Edi juga menyinggung tantangan geografis Pontianak yang didominasi tanah endapan dan lahan gambut. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah rawan mengalami genangan saat hujan deras maupun air pasang.

“Tantangan kita adalah genangan. Kalau hujan lebat dan air pasang tinggi, airnya lambat surut,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan memimpin gotong royong di Jalan Ya’M Sabran, Kecamatan Pontianak Timur. Ia mengajak masyarakat terus melestarikan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa.

“Gotong royong ini adalah warisan budaya leluhur yang harus kita lestarikan,” ujarnya.

Menurut Bahasan, kegiatan gotong royong tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan kebersamaan antarwarga.

“Menjaga kebersihan itu bagian dari iman. Jadi kegiatan seperti ini memiliki nilai yang sangat baik,” tambahnya.

Di lokasi berbeda, Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah memimpin aksi gotong royong di Jalan Ampera, Kecamatan Pontianak Kota. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat kita tinggal,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak dalam menggerakkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Melalui gerakan gotong royong serentak ini, Pemkot Pontianak berharap budaya menjaga kebersihan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolis, tetapi menjadi kebiasaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *