PONTIANAK, AKCAYA – Sebanyak 157 Calon Jamaah Haji (CJH) Kalimantan Barat (Kalbar) yang tergabung dalam kloter 14 resmi dilepas menuju Tanah Suci dari Asrama Haji Pontianak, kemarin. Pelepasan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson.

Para jamaah dijadwalkan bertolak melalui Bandara Internasional Supadio menuju Embarkasi Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Jeddah. Keberangkatan ini menjadi momen yang telah lama dinanti, bahkan bagi sebagian jamaah hingga belasan tahun.

Dalam prosesi pelepasan, Harisson tampak turun langsung membantu jamaah, termasuk mengarahkan dan memastikan mereka naik ke dalam bus dengan aman. Ia juga mengecek kesiapan layanan, terutama bagi jamaah lansia dan penyandang disabilitas.

Harisson menegaskan, menjaga kesehatan menjadi hal paling utama selama menjalankan ibadah haji.

“Yang paling penting adalah menjaga kesehatan. Jangan sampai saat menjalankan rukun dan wajib haji, kondisi kita justru tidak fit,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelayanan haji tahun ini dirancang lebih inklusif dan ramah bagi kelompok rentan, seperti lansia, perempuan, dan disabilitas. Dalam kloter ini, terdapat jamaah yang menggunakan kursi roda sehingga membutuhkan perhatian bersama.

“Dalam kloter ini ada jamaah yang menggunakan kursi roda. Saya minta seluruh jamaah saling peduli dan membantu,” katanya.

Selain itu, sistem pengelompokan jamaah juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Setiap 10 orang dipimpin ketua regu, sementara setiap 45 orang berada di bawah koordinasi ketua rombongan.

“Saya berharap ketua regu dan ketua rombongan benar-benar menjalankan perannya, memastikan semua anggota dalam kondisi baik,” jelasnya.

Harisson juga mengingatkan bahwa para jamaah membawa nama baik daerah, sehingga penting untuk menjaga sikap, kebersamaan, dan kekompakan selama berada di Tanah Suci.

Sementara itu, salah satu CJH asal Singkawang, Syauqi Irfan, mengaku bersyukur akhirnya bisa berangkat setelah menunggu selama 13 tahun.

“Saya mendaftar sejak 2013. Ini kesempatan yang sangat kami syukuri,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih predikat haji mabrur.

Pelepasan kloter 14 ini menjadi momen penuh haru. Doa dan harapan dari keluarga yang mengantar mengiringi langkah para jamaah menuju perjalanan spiritual yang diidamkan seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *