PONTIANAK, AKCAYA – Muhammad Firdaus resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pontianak dalam forum Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) yang digelar kemarin.
Kepemimpinan ini hadir untuk mengisi kekosongan struktur organisasi sekaligus memperkuat arah gerak kader di tingkat kota.
Firdaus menegaskan komitmennya untuk menjaga marwah organisasi, sekaligus membangun karakter kader yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. Ia menilai, tantangan organisasi kepemudaan saat ini tidak hanya sebatas eksistensi, tetapi juga kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Meskipun kepengurusan ini sifatnya mengisi kekosongan, saya siap mengemban amanah ini dan menjaga nama besar Pemuda Pancasila, khususnya di Kota Pontianak,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinannya, Firdaus berencana mendorong sejumlah program strategis yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berorientasi pada peningkatan kapasitas kader. Ia menilai penguatan sumber daya manusia menjadi kunci utama agar organisasi tetap relevan.
Salah satu program yang akan digagas adalah pelatihan peningkatan keterampilan, mulai dari kemampuan digital hingga penguasaan bahasa asing. Menurutnya, kader Pemuda Pancasila harus mampu bersaing di era global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.
“Nanti kader-kader kita akan dibekali pelatihan digitalisasi dan Bahasa Inggris. Ini penting supaya mereka tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga punya nilai tambah secara personal,” jelasnya.
Selain itu, Firdaus juga menekankan pentingnya kehadiran organisasi di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Ia ingin Pemuda Pancasila menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial di lingkungan sekitar.
“Kita ingin membangun Pemuda Pancasila yang berkarakter. Artinya, kader tidak hanya kuat secara solidaritas, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.
Rencananya, pelantikan Firdaus sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak akan digelar pada 2 Mei 2026. Momentum tersebut akan dirangkaikan dengan Seminar Kebangsaan yang dijadwalkan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Pangdam dan Kapolresta Pontianak.
Dengan kepemimpinan baru ini, Pemuda Pancasila Kota Pontianak diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga memberi dampak positif yang luas bagi masyarakat.









