KAYONG UTARA, AKCAYA – Riuh tawa anak-anak bercampur sorak penonton yang menyemangati pertandingan tampak memenuhi Dusun Jaya, Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata.
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini dirasakan warga setempat begitu istimewa, penuh warna, dan sarat akan rasa kebersamaan.
Mengikuti tradisi bergilir yang menjadi identitas desa, Dusun Jaya tahun ini didaulat sebagai tuan rumah pusat perayaan. Sejak 4 Agustus hingga nantinya ditutup pada 24 Agustus 2026, berbagai perlombaan rakyat digelar secara meriah.
Mulai dari turnamen bola voli putra dan putri, catur, gaplek, kartu remi, panjat pinang, hingga aneka lomba anak-anak sukses menghidupkan suasana kampung halaman.
Kemeriahan perayaan kemerdekaan ini merupakan buah manis dari kolaborasi solid antara Karang Taruna Desa Pelapis, Pemerintah Desa, serta dukungan penuh dari Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP).
Keterlibatan KIPP dalam memfasilitasi kebutuhan perlombaan dan hiburan memperlihatkan perusahaan hadir sebagai tetangga sekaligus bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Pelapis.
Bagi Abdurahman, salah seorang warga Desa Pelapis, momen 17-an kali ini memberikan kebanggaan tersendiri. Selain larut dalam keseruan acara, ia sukses “naik podium” di dua cabang perlombaan favorit.
“Saya dapat juara di lomba voli dan lomba tarik tambang. Perlombaannya cukup seru. Semoga tahun depan lombanya lebih beragam,” ucap Abdurahman dengan nada gembira.
Di balik semaraknya euforia kemerdekaan, Abdurrahman juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian berkelanjutan yang diberikan oleh KIPP kepada warga sekitar. Bagi para nelayan kecil sepertinya, bantuan rutin dari perusahaan menjadi sandaran yang sangat berarti.
“Alhamdulillah, ada kebaikan dari perusahaan. Jadi setiap bulannya warga dibantu sembako dan BBM. Bantuan-bantuan ini sangat penting, terutama saat musim angin kencang di mana nelayan kecil seperti saya susah berlaut,” tuturnya.
Semangat persatuan dan kebersamaan dalam menyambut HUT ke-81 RI ini turut dirasakan luas oleh masyarakat di luar Desa Pelapis. KIPP juga memberikan dukungan perayaan kemerdekaan ke Desa Padang, Desa Betok, Kecamatan Pulau Karimata, serta sejumlah wilayah di Pulau Maya seperti Desa Tanjung Satai, Satai Lestari, Kamboja, Dusun Besar, Dusun Kecil, dan Pemerintah Kecamatan Pulau Maya.
Perayaan kemerdekaan di Desa Pelapis tahun ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi harmonis antara warga dan dunia industri mampu merajut kebersamaan, menghadirkan tawa di hari kemerdekaan, sekaligus memberikan ketenangan lewat uluran tangan yang meringankan kehidupan sehari-hari.
External Relation Manager KIPP, Sugeng Sulistiyo, mengatakan perayaan HUT RI menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Bagi kami, kemerdekaan bukan hanya momentum untuk diperingati, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat. KIPP hadir di Desa Pelapis bukan sekadar menjalankan operasional, melainkan sebagai tetangga dan bagian dari keluarga besar masyarakat di sini,” ujarnya.
Menurut Sugeng, keterlibatan KIPP dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang positif dan berkelanjutan.
“Kami ingin kehadiran KIPP dapat dirasakan melalui kontribusi yang nyata dan membangun kebersamaan, bukan hanya pada momen tertentu, tetapi secara berkelanjutan. Semoga kebersamaan dalam kegembiraan antara perusahaan dan masyarakat dapat selalu terjaga dengan baik,” katanya. (elp)











