PONTIANAK, AKCAYA – Angka pengangguran di Kalimantan Barat (Kalbar) masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2026, sekitar 139 ribu orang atau 4,57 persen dari total angkatan kerja di Kalbar belum memperoleh pekerjaan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, Harisson, saat melepas Tenaga Kerja dan Pemagang Gelombang I hasil kerja sama DPW Forum Komunikasi PKBM Kalbar dengan PT Agrinas Palma Nusantara di Pontianak.
Menurut Harisson, persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan pemerintah sendirian. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan untuk menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.
“Data ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa penciptaan lapangan kerja harus terus ditingkatkan. Semakin banyak kolaborasi seperti ini, semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program pemagangan menjadi salah satu solusi untuk mempersempit kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri. Melalui program tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga keterampilan dan budaya kerja yang dibutuhkan perusahaan.
Harisson juga menyoroti masih besarnya jumlah tenaga kerja di sektor informal dibandingkan sektor formal. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi faktor penting agar masyarakat mampu bersaing di pasar kerja.
“Perusahaan saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki ijazah, tetapi juga disiplin, memiliki kompetensi, mampu bekerja sama, cepat belajar, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya.
Ia berpesan kepada seluruh peserta pemagangan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun karakter sebagai tenaga kerja profesional.
“Bekerja bukan hanya mencari penghasilan, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Harisson berharap kerja sama antara DPW Forum Komunikasi PKBM Kalbar dan PT Agrinas Palma Nusantara dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Kalbar memperoleh akses pekerjaan dan pelatihan.
“Kami ingin semakin banyak generasi muda Kalbar memiliki daya saing dan mampu menjadi tenaga kerja profesional. Kemitraan seperti ini harus terus diperluas agar dapat membantu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.











