MEMPAWAH, AKCAYA – Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, mendesak percepatan operasional penuh Terminal Internasional Kijing guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan mengurangi kerugian fiskal.

“Kita sudah rugi banyak. Pencatatan hasil alam justru terjadi di daerah lain seperti Jakarta, padahal sumber daya berasal dari Kalbar. Saya tidak terlalu mempersoalkan status jalannya, yang penting akses segera dibuka,” tegasnya, Selasa (5/5/2026).

Ia meminta pemerintah pusat segera membuka akses jalan menuju pelabuhan, baik melalui tol maupun jalur alternatif. Menurutnya, percepatan operasional pelabuhan harus menjadi prioritas.

“Kalau nanti macet, itu justru yang kita cari. Artinya ekonomi bergerak dan pusat akan terdorong untuk segera bertindak,” ujarnya.

Wagub juga mengingatkan agar operasional Pelabuhan Dwikora tetap dijaga untuk mengantisipasi kendala distribusi akibat pendangkalan Muara Kapuas.

Sementara itu, GM PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Pontianak, Yanto, menegaskan komitmen percepatan operasional Terminal Kijing sebagai simpul logistik strategis.

“Pelabuhan Kijing bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan Kalbar. Kita ingin arus barang lebih cepat, efisien, dan kompetitif,” jelasnya.

Pelindo menekankan pentingnya sinergi konektivitas jalan, kawasan industri, dan digitalisasi layanan guna menekan biaya logistik serta meningkatkan daya saing ekspor. Terminal Kijing diproyeksikan menjadi hub logistik utama di Kalimantan.

Pelindo juga merencanakan pengembangan infrastruktur, termasuk penambahan dermaga curah cair untuk mendukung komoditas CPO, pembangunan sistem conveyor terintegrasi, serta optimalisasi jaringan pipa guna meningkatkan efisiensi logistik secara menyeluruh.

Dalam kajian yang disampaikan, sekitar 75% biaya logistik berada di sektor darat. Oleh karena itu, integrasi kawasan industri dengan pelabuhan menjadi kunci utama, dengan mengacu pada praktik terbaik dunia seperti Port of Rotterdam, Jurong Island, dan Port of Busan.

Selain itu, kebutuhan pembangunan akses jalan tol menjadi krusial untuk menghindari bottleneck seiring meningkatnya arus kendaraan logistik. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *