SINGKAWANG, AKCAYA – Pemkot Singkawang meluncurkan layanan nomor panggilan darurat Singkawang Tanggap (SIGAP) 112, Senin (18/5/2026), ditandai simulasi respons cepat Damkar menangani laporan kebakaran.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengapresiasi Dinas Komunikasi dan Informatika yang telah menyiapkan layanan tersebut sejak awal 2025 dan melakukan uji coba selama enam bulan.
“Saya berikan apresiasi kepada Diskominfo Singkawang yang sudah menyiapkan layanan nomor panggilan darurat ini,” kata Tjhai Chui Mie.
Ia menegaskan layanan SIGAP 112 harus terus ditingkatkan, terutama dalam kecepatan respons dan ketepatan petugas menerima laporan.
“Setelah di-launching, layanan nomor panggilan darurat ini mesti harus di-upgrade terkait kecepatan petugas merespon dan ketepatan saat petugas menerima panggilan. Itu yang paling penting,” ujarnya.
SIGAP 112 terintegrasi dengan berbagai instansi penanganan darurat di Singkawang, seperti Damkar, Polres, BPBD, Dinas Kesehatan, dan puskesmas.
Layanan ini gratis dan aktif 24 jam. Namun, masyarakat diminta menggunakannya secara bijak. “Kita akan memberikan sanksi apabila masyarakat memberikan informasi yang tidak benar atau berita bohong. Sanksinya bisa dipidana,” tegasnya. (elp)









