PONTIANAK, AKCAYA – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Malang (IKA UNISMA) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) resmi memiliki kepengurusan baru periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak.
Pelantikan dipimpin langsung Direktur Pascasarjana UNISMA Malang Prof. H.M. Mas’ud Said. Dalam kepengurusan baru tersebut, Suherdiyanto dipercaya sebagai Ketua IKA UNISMA Kalbar, didampingi Fery Yanto sebagai Sekretaris dan Sudirmansyah sebagai Bendahara.
Sejumlah tokoh dan elemen masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wali Kota Pontianak, jajaran rektor perguruan tinggi se-Pontianak dan Kubu Raya, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Kepala Kanwil Haji, pengurus PGRI, badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), organisasi kepemudaan, guru PAI Pontianak dan Kubu Raya, serta mahasiswa.
Dalam momentum pelantikan, IKA UNISMA Kalbar menegaskan komitmennya untuk ikut membumikan moderasi beragama dan pendidikan multikultural sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan sosial yang harmonis di Kalimantan Barat.
Ketua IKA UNISMA Kalbar Suherdiyanto mengatakan keberagaman etnis di Kalbar merupakan potensi yang perlu dirawat bersama. Menurutnya, pendekatan edukatif menjadi salah satu cara untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap keberagaman.
“IKA UNISMA Kalbar memiliki komitmen kuat untuk menciptakan Kalimantan Barat sebagai wilayah multi-etnis yang dapat terus hidup berdampingan secara damai. Kami ingin mewujudkan kehidupan yang harmonis melalui penguatan budaya multikultural,” ujar Suherdiyanto.
Ia menilai keberagaman yang dimiliki Kalimantan Barat dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui nilai saling menghormati dan pemahaman terhadap perbedaan.
Komitmen tersebut sekaligus menjadi bagian dari arah kepengurusan IKA UNISMA Kalbar periode 2026–2031 untuk memperluas kontribusi alumni di bidang pendidikan, sosial dan pemikiran keagamaan.
Selain pelantikan pengurus, IKA UNISMA Kalbar juga memperkenalkan sejumlah karya akademis alumni sebagai bagian dari kontribusi di bidang literasi dan pemikiran keagamaan.
Tiga buku yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut yakni “Hidup Harmoni dalam Bingkai Budaya Multikultural (Perspektif Pendidikan Islam Multikultural)” karya Suherdiyanto.
Kemudian “Napas Damai Islam: Merawat Karakter di Bumi Multikultural” karya Sri Wahyuni dan “Kepemimpinan Kepala Sekolah Perspektif Pendidikan Islam Multikultural” karya Susinto.
Peluncuran karya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi alumni dalam memperkaya literasi mengenai pendidikan, karakter, moderasi beragama dan kehidupan masyarakat multikultural.
Dengan kepengurusan baru serta karya akademis yang dihasilkan para alumni, IKA UNISMA Kalbar diharapkan dapat memperkuat peran alumni dalam pembangunan daerah.
Organisasi alumni tersebut juga diharapkan turut memperkokoh toleransi dan menjadi mitra strategis berbagai pihak dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kalimantan Barat.











