MALAYSIA, AKCAYA – Persatuan Ummat Islam (PUI) menghadiri Konferensi Islamic Strategic Cooperation in Asia Pacific yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 15–17 Mei 2026. Forum internasional tersebut diikuti tokoh dan organisasi Muslim dari berbagai negara Asia-Pasifik.

PUI diwakili Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PUI, Adhe Nuansa Wibisono. Dalam agenda khusus Forum Keadilan untuk Ghannouchi, ia menyampaikan dukungan terhadap pembebasan tokoh Partai Ennahda Tunisia, Syeikh Rashid Ghannouchi.

“Penahanan beliau merupakan sinyal kemunduran demokrasi Tunisia. Kami menentang segala bentuk pemerintahan diktatorian dan otoriter yang membungkam semua suara demokratis di belahan dunia manapun,” ujar Wibisono, Sabtu (23/5/2026) di Jakarta.

Menurutnya, Tunisia yang sempat menjadi simbol kebangkitan demokrasi Dunia Arab  melalui perjuangan Revolusi Jasmin, kini menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan.

“Kami menyerukan kepada otoritas Tunisia agar mendengar tuntutan publik internasional, menghormati kedaulatan undang-undang dan segera membebaskan Syeikh Rashid Ghannouchi,” tegasnya.

Konferensi yang diselenggarakan IAIS Malaysia bersama NASR Malaysia dan IKRAM Malaysia itu juga dihadiri sejumlah tokoh internasional dan pimpinan organisasi Islam dari berbagai negara. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *