KUBU RAYA, AKCAYA – PT Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio menyalurkan bantuan 10.000 liter air bersih layak konsumsi kepada sekitar 400 kepala keluarga (KK) di RW 09, Dusun Sidomulyo, Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (13/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau berkepanjangan.
Kondisi tersebut membuat pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi tantangan bagi warga, baik untuk konsumsi maupun keperluan sehari-hari. Melalui penyaluran bantuan ini, Pertamina berupaya meringankan beban masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah situasi yang dihadapi.
Dalam proses distribusi, Pertamina menggunakan armada pengangkut berkapasitas lebih kecil untuk menjangkau lokasi penerima manfaat. Langkah ini dilakukan karena akses menuju kawasan tersebut tidak memungkinkan mobil tangki air berkapasitas besar masuk hingga ke lokasi.
Penyesuaian armada diharapkan dapat mempermudah distribusi sehingga bantuan bisa menjangkau warga yang membutuhkan.
Salah satu warga RT 01 RW 09 Desa Limbung, Kurnelis, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pertamina AFT Supadio. Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat setempat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina AFT Supadio atas bantuannya berupa air bersih. Bantuan ini sangat membantu warga kami,” ujar Kurnelis.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengatakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian penting, terutama ketika kondisi lingkungan berdampak pada akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan sehari-hari.
“Bagi kami, bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air layak konsumsi akibat dampak karhutla dan kemarau berkepanjangan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dan meringankan beban masyarakat,” jelas Edi.
Ia menambahkan, kerja sama antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat ketangguhan warga dalam menghadapi dampak kondisi lingkungan.
“Kami juga meyakini bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi dampak kondisi lingkungan,” lanjutnya.
Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui penyediaan energi, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang merespons kebutuhan warga.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dan meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi tantangan lingkungan. Inisiatif tersebut juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-6, yakni Air Bersih dan Sanitasi Layak, yang mendorong ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi secara berkelanjutan bagi semua.











