PONTIANAK, AKCAYA – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Pontianak terus berupaya memperkuat wawasan kebangsaan kader sekaligus membangun organisasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Dialog Kepemudaan bertema “Refleksi Nilai-nilai Pancasila dan Peran Pemuda dalam Menjaga Pancasila dan Indonesia” yang digelar Selasa (27/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Melalui dialog tersebut, para kader diajak memahami kembali nilai-nilai Pancasila serta peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak, Muhamad Firdaus, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun pola pikir kader agar memiliki wawasan kebangsaan, kecintaan terhadap tanah air, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Menurutnya, organisasi kepemudaan tidak cukup hanya mengandalkan keberadaan dan jumlah anggota. Lebih dari itu, organisasi harus mampu membentuk karakter kader sekaligus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami Pemuda Pancasila memberikan mindset berpikir kepada teman-teman Pemuda Pancasila melalui kegiatan seperti ini, tentang wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, sehingga menghasilkan kader yang cinta tanah air dan bangsa,” ujar Firdaus.
Ia menegaskan, MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak ingin terus berbenah dan menunjukkan bahwa organisasi kemasyarakatan dapat hadir dengan pendekatan yang terbuka, bersahabat, serta memberikan kontribusi positif.
Firdaus berharap Pemuda Pancasila dapat menjadi organisasi yang menyenangkan dan humble dalam membangun hubungan dengan masyarakat. Menurutnya, perubahan harus dimulai dari langkah nyata dan dilakukan secara bertahap.
“MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak hari ini harus berbeda dengan hari kemarin,” tegasnya.
Firdaus menjelaskan, dialog kepemudaan tersebut bukan satu-satunya kegiatan yang dilaksanakan MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak. Sebelumnya, organisasi tersebut juga menggelar kegiatan cerdas cermat tingkat pelajar sebagai bagian dari upaya memberikan edukasi dan menumbuhkan wawasan kebangsaan di kalangan generasi muda.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, pihaknya ingin memperluas kontribusi organisasi, terutama dalam membangun karakter pemuda yang memahami nilai-nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengajak masyarakat melihat Pemuda Pancasila secara objektif dengan memperhatikan kegiatan dan kontribusi positif yang dilakukan organisasi. Menurutnya, tindakan individu tidak serta-merta mencerminkan keseluruhan organisasi.
“Ini memberikan contoh bahwa di Pemuda Pancasila masih banyak yang baik. Kalau ada yang melihat satu dua orang, itu bukan berarti menggambarkan MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak secara keseluruhan,” katanya.
Lebih lanjut, Firdaus menyampaikan bahwa MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak ingin turut mendukung pembangunan daerah, termasuk membantu mewujudkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak sesuai cita-cita Wali Kota Pontianak.
Ia menilai, organisasi kemasyarakatan perlu membuktikan kebermanfaatannya melalui program yang nyata, bukan sekadar menyampaikan tuntutan kepada pemerintah.
“Kita jangan menuntut, tetapi kita buktikan organisasi ini memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kota Pontianak,” ujarnya.
Firdaus juga mengingatkan kader agar terbuka terhadap pengetahuan dan tidak mudah mengambil kesimpulan terhadap sesuatu yang belum dipahami. Ia menekankan pentingnya membedakan kebenaran dan keyakinan dalam membangun pola pikir yang lebih matang.
“Kita mulai perlahan, langkah demi langkah, untuk menghadirkan Pemuda Pancasila yang semakin baik,” tuturnya.
Melalui Dialog Kepemudaan tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak berharap semangat Sumpah Pemuda dan nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan dalam tindakan nyata. Momentum peringatan ini sekaligus menjadi dorongan bagi organisasi untuk terus berbenah, memperkuat karakter kader, dan meningkatkan kontribusi bagi masyarakat Kota Pontianak.











