PONTIANAK, AKCAYA – Sejumlah wilayah di Kota Pontianak dan beberapa daerah lainnya di Kalimantan Barat mengalami pemadaman listrik.
Menyikapi kondisi yang terjadi, Manajemen PLN angkat suara untuk menjelaskan alasan pemadaman listrik yang terjadi.
“Pemadaman yang terjadi merupakan bagian dari langkah manajemen beban yang dilakukan secara terbatas dan terukur, untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat,” kata Manajer Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Kalimantan Barat, Mukhlis Zarkasih, Jumat (13/7/2026).
Mukhlis juga menerangkan langkah tersebut harus dilakukan menyusul adanya gangguan operasional pada salah satu pembangkit.
Kondisi ini menyebabkan pasokan daya ke sistem kelistrikan belum dapat beroperasi secara optimal.
“Langkah ini (pemadaman listrik) perlu dilakukan karena ada gangguan operasional pada salah satu pembangkit, sehingga pasokan daya ke sistem saat ini belum dapat beroperasi secara optimal,” ujar Mukhlis.
Ia menegaskan bahwa gangguan yang terjadi tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara.
“Kami pastikan kondisi ini tidak berkaitan dengan ketersediaan energi primer maupun pasokan batu bara. Saat ini pasokan energi primer dalam kondisi aman dan mencukupi,” katanya.
Mukhlis menambahkan, PLN saat ini mengerahkan seluruh personel untuk melakukan penanganan secara maksimal guna mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan.
“Saat ini seluruh personel PLN tengah bekerja maksimal untuk melakukan penanganan dan mempercepat proses pemulihan agar sistem kelistrikan dapat kembali normal secara bertahap,” kata Mukhlis.
Mukhlis juga berharap dukungan, dan pengertian masyarakat agar proses pemulihan dapat berjalan lancar, sehingga gangguan kelistrikan yang terjadi saat ini dapat segera teratasi
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi terkait perkembangan proses pemulihan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat,” pungkas Mulhlis. (elp)










