SANGGAU, AKCAYA – Di balik pengakuan kerajinan tradisional Kalengkang sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Nasional, tersimpan perjalanan panjang dan ketekunan dalam menjaga identitas budaya Kabupaten Sanggau.
Capaian itu bukan sekadar penetapan administratif, melainkan pengakuan atas warisan leluhur yang kini mendapat tempat di panggung nasional.
Di tengah kebanggaan tersebut, nama Sunaryo Adema menjadi sosok yang banyak disebut. Dedikasinya memperkenalkan sekaligus memperjuangkan Kalengkang hingga diakui sebagai WBTb Nasional menuai apresiasi dari berbagai kalangan, mulai dari Istana Surya Negara Kesultanan Sanggau hingga DPC Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kecamatan Kapuas.
Bagi pihak Kesultanan Sanggau, keberhasilan ini menjadi kabar yang membanggakan sekaligus harapan baru bagi pelestarian budaya daerah.
Pangeran Ratu Surya Negara, Gusti Arman, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas ikhtiar yang dilakukan Sunaryo Adema.
“Kami atas nama Istana Surya Negara, zuriat, dan kaum kerabat Kesultanan Sanggau mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Sunaryo Adema. Berkat dedikasi dan perjuangan beliau, Kalengkang dari Kabupaten Sanggau kini resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda Nasional,” ujarnya, Senin (6/7).
Menurutnya, pengakuan tersebut bukan sekadar prestasi, tetapi juga jaminan bahwa nilai-nilai budaya Sanggau akan tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Semoga kepedulian beliau terhadap pelestarian budaya menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya daerah,” tambahnya.
Nada senada disampaikan Sekretaris DPC MABM Kecamatan Kapuas, Gusti Baiturrahman. Ia menilai keberhasilan Kalengkang menembus pengakuan nasional merupakan buah dari kerja panjang yang dilakukan dengan penuh kesungguhan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Bapak Sunaryo Adema. Semoga segala ikhtiar yang telah dilakukan membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi penggerak kemajuan budaya di Kabupaten Sanggau,” katanya.
Penetapan Kalengkang sebagai Warisan Budaya Takbenda Nasional diharapkan menjadi titik awal semakin kuatnya komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam melindungi, melestarikan, sekaligus mengembangkan warisan budaya khas Sanggau.
Sebab, ketika sebuah tradisi mendapat pengakuan, yang sesungguhnya sedang dijaga bukan hanya sehelai karya kerajinan, melainkan identitas dan jejak sejarah sebuah daerah. (elp)










