PONTIANAK, AKCAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mematangkan persiapan menjadi tuan rumah Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan yang akan berlangsung di Kota Pontianak, Jumat (4/9/2026) mendatang.

Persiapan agenda yang mempertemukan para kepala daerah se-Kalimantan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, di Ruang Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (26/8/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Direktur IPDN Kampus Kalbar, Maris Gunawan Rukmana, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.

Advertisement

Harisson mengatakan, Kota Pontianak dipercaya Kementerian Dalam Negeri melalui Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi tuan rumah kegiatan apresiasi bagi pemerintah daerah berprestasi tingkat Regional Kalimantan.

Menurutnya, penghargaan tersebut diberikan kepada kepala daerah yang dinilai memiliki capaian dalam sejumlah sektor strategis pembangunan daerah.

“Penghargaan akan diberikan kepada gubernur, bupati, dan wali kota yang memiliki prestasi di bidang pendidikan, kesehatan, pengelolaan sampah, serta percepatan Program Tiga Juta Rumah,” jelas Harisson.

Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 61 kepala daerah se-Kalimantan, yang terdiri dari gubernur, bupati dan wali kota.

Selain kepala daerah, agenda tersebut juga akan dihadiri pejabat pendamping serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Harisson menegaskan, kepala daerah yang mendapatkan undangan diharapkan hadir secara langsung dan tidak diwakili.

Hal tersebut menjadi perhatian Pemprov Kalbar lantaran nama-nama penerima penghargaan masih dirahasiakan hingga malam penganugerahan.

“Siapa yang menjadi pemenang tidak akan dibocorkan terlebih dahulu. Karena itu kita harus memastikan kepala daerah yang diundang dapat hadir di Pontianak,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pemprov Kalbar telah menyiapkan perangkat daerah sebagai liaison officer (LO)yang akan mendampingi para kepala daerah dan tamu dari lima provinsi di Kalimantan.

Harisson meminta para LO tidak hanya menjalankan tugas ketika acara berlangsung. Mereka juga harus memastikan kebutuhan informasi, komunikasi dan koordinasi para tamu selama berada di Pontianak dapat terpenuhi.

“Tugas kita adalah memfasilitasi para kepala daerah se-Kalimantan yang datang ke Pontianak, membantu informasi dan kebutuhan selama berada di Pontianak,” pintanya.

Ia menjelaskan, pembiayaan utama kegiatan tersebut berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Sementara Pemprov Kalbar berperan memberikan dukungan fasilitasi dan koordinasi selama kegiatan berlangsung di daerah.

“Pembiayaan utama berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Pemprov Kalbar membantu dalam hal fasilitasi dan koordinasi di daerah,” tegas Harisson.

Direktur IPDN Kampus Kalbar, Maris Gunawan Rukmana, menjelaskan kegiatan tersebut akan digelar di Hotel Novotel Pontianak, Jumat (4/9/2026), mulai pukul 19.30 WIB.

Lima provinsi di Kalimantan beserta seluruh pemerintah kabupaten dan kota akan diundang dalam kegiatan tersebut.

Jumlah tamu yang diperkirakan hadir mencapai 250 hingga 270 orang.

“Kegiatan ini mengundang lima provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Kalimantan. Total undangan sekitar 250 sampai 270 orang,” ungkap Maris.

Maris mengatakan terdapat sejumlah indikator yang menjadi dasar penilaian dalam menentukan pemerintah daerah yang mendapatkan apresiasi.

Di antaranya pengelolaan sampah, akses dan kualitas layanan pendidikan, akses serta kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program Percepatan Tiga Juta Rumah.

Namun, siapa saja kepala daerah yang nantinya menerima penghargaan masih menjadi rahasia.

“Untuk saat ini siapa saja yang akan mendapatkan penghargaan masih dirahasiakan sampai pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.

Selain memberikan apresiasi terhadap capaian kepala daerah, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarpemerintah daerah di wilayah Kalimantan.

Kehadiran kepala daerah dari lima provinsi juga menjadi momentum untuk membangun jejaring dan bertukar pengalaman mengenai berbagai kebijakan pembangunan yang telah diterapkan di daerah masing-masing.

Dari sisi keamanan, Maris memastikan seluruh tamu akan menggunakan kartu identitas. Pemeriksaan juga dilakukan sebelum peserta memasuki ruang utama kegiatan, termasuk melalui penggunaan alat pendeteksi logam.

Ia meminta seluruh perangkat daerah Pemprov Kalbar memberikan dukungan maksimal agar persiapan hingga pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.

“Kesuksesan kegiatan ini sangat bergantung pada komunikasi dan koordinasi kita bersama. IPDN Kampus Kalbar bertanggung jawab terhadap operasional di lapangan dan akan melaksanakan gladi bersih pada 4 September,” tutupnya.

Dengan persiapan tersebut, Pemprov Kalbar berharap pelaksanaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Kalimantan dapat berlangsung sukses sekaligus memberikan kesan positif bagi para kepala daerah dan tamu yang datang ke Kota Pontianak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *