PONTIANAK, AKCAYA – Sidang Ke-39 Kelompok Kerja Bersama/Joint Working Group (KK/JKK) Sosial Ekonomi Malaysia–Indonesia (SOSEK MALINDO) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat–Negeri Sarawak resmi ditutup dengan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk memperkuat kerja sama lintas batas kedua wilayah.

Penutupan sidang dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang ditandai dengan pengesahan dan penandatanganan kertas kerja hasil persidangan oleh Ketua Kelompok Kerja SOSEK MALINDO Provinsi Kalbar, Harisson, bersama Pengerusi JKK SOSEK MALINDO Negeri Sarawak, Dato Sri Dr. Muhammad Abdullah Bin H. Zaidel.

Dalam sambutannya, Krisantus mengapresiasi seluruh delegasi, tim teknis, sekretariat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga rangkaian sidang berlangsung lancar serta menghasilkan berbagai kesepakatan penting.

Advertisement

“Alhamdulillah, Sidang Ke-39 SOSEK MALINDO telah menghasilkan berbagai kesepakatan penting. Yang paling utama sekarang adalah memastikan seluruh hasil sidang ini benar-benar ditindaklanjuti menjadi program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat perbatasan Kalbar dan Sarawak,” ujarnya.

Menurutnya, selama persidangan kedua delegasi membahas berbagai isu strategis secara terbuka, mulai dari pembangunan kawasan perbatasan hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan selama pembahasan merupakan hal yang wajar, namun semangat persaudaraan dan komitmen memperkuat hubungan kedua wilayah tetap menjadi landasan utama.

“Kerja sama ini tidak boleh berhenti di atas kertas. Kita ingin hasil yang telah disepakati segera diwujudkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah,” tegas Krisantus.

Wakil Gubernur juga berharap hubungan baik yang telah terjalin selama puluhan tahun terus diperkuat, tidak hanya melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga hubungan antarmasyarakat.

Sementara itu, Pengerusi JKK SOSEK MALINDO Negeri Sarawak, Dato Sri Dr. Muhammad Abdullah Bin H. Zaidel, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas penyelenggaraan sidang yang dinilainya berlangsung lancar dan penuh semangat persaudaraan.

“Terima kasih kepada Delegasi Kalbar atas kerja sama dan keterbukaan selama persidangan. Semangat persaudaraan inilah yang menjadi kekuatan untuk terus mempererat hubungan Sarawak dan Kalbar,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan sidang bukan hanya diukur dari banyaknya kesepakatan yang dicapai, tetapi dari komitmen kedua belah pihak dalam melaksanakan setiap hasil yang telah disepakati.

Ia juga menegaskan bahwa hubungan Sarawak dan Kalimantan Barat dibangun bukan hanya karena kedekatan geografis, tetapi juga ikatan sejarah, budaya, dan persaudaraan yang telah terjalin sejak lama.

Pada kesempatan tersebut, Dato Sri turut mengundang delegasi Indonesia menghadiri Borneo Economic Forum yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026 di Kuching, Sarawak. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah memperkuat kolaborasi ekonomi sekaligus mempertemukan pelaku usaha dari kedua wilayah.

Sidang Ke-39 SOSEK MALINDO menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan menjadi acuan kerja sama hingga penyelenggaraan sidang berikutnya. Kesepakatan tersebut meliputi penguatan pembangunan sosial ekonomi kawasan perbatasan, peningkatan fasilitasi perdagangan dan investasi, percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas, penguatan pengelolaan pos lintas batas beserta pelayanan masyarakat, peningkatan kerja sama keamanan kawasan perbatasan, perlindungan lingkungan hidup, pengembangan sektor pariwisata dan kebudayaan, serta penguatan kolaborasi antar pelaku usaha melalui forum ekonomi bersama.

Seluruh hasil pembahasan telah dituangkan dalam kertas kerja yang ditandatangani kedua ketua delegasi sebagai pedoman pelaksanaan program dan tindak lanjut bersama. Melalui kesepakatan tersebut, Kalimantan Barat dan Negeri Sarawak kembali menegaskan komitmen memperkuat kemitraan strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kawasan perbatasan sekaligus mempererat hubungan persahabatan kedua wilayah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *