PONTIANAK, AKCAYA – Tim Amerta Pustaka Universitas Tanjungpura (Untan) dan SMA Santo Paulus Pontianak meraih juara pertama dalam Lomba Cerdas Cermat Pemuda Kota Pontianak 2026. Perlombaan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak ini menjadi ajang menguji pengetahuan dan wawasan generasi muda.

Pembagian hadiah kepada para pemenang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak, Jumat (23/10/2026). Lomba tersebut terbagi dalam dua kategori, yakni mahasiswa/umum dan pelajar.

Pada kategori mahasiswa/umum, Amerta Pustaka Universitas Tanjungpura meraih juara pertama dengan nilai 1.900. Posisi kedua ditempati English Club Universitas Tanjungpura dengan nilai 1.700, disusul Forum Genre Pontianak di peringkat ketiga dengan nilai 1.300.

Advertisement

Sementara itu, The Origins Mahasiswa/Komunitas meraih juara keempat dengan nilai 900. Juara kelima diraih Lex Fortis Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura dengan nilai 800.

Pada kategori pelajar, SMA Santo Paulus Pontianak keluar sebagai juara pertama dengan nilai 1.800. Posisi kedua diraih tim B SMAN 3 Pontianak dengan nilai 1.400, sedangkan SMAS Bina Mulia Pontianak menempati peringkat ketiga dengan nilai 1.200.

Adapun tim A SMAN 3 Pontianak berada di posisi keempat dengan nilai 850, sementara SMAN 1 Pontianak menempati peringkat kelima dengan nilai 100.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Rizal, mengatakan lomba tersebut diinisiasi untuk menguji kemampuan intelektual dan wawasan generasi muda, baik mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), maupun pelajar SMA.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan umum, tetapi juga memahami konstitusi, peraturan daerah, undang-undang kepemudaan, serta wawasan kebangsaan.

“Di usia ke-255 ini tentu Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak mencoba menginisiasi kegiatan Lomba Cerdas Cermat Pemuda ini dalam rangka untuk menguji kemampuan anak-anak muda, terutama kawan-kawan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan OKP, lalu adik-adik di SMA terkait pengetahuan intelektual dan keterampilan mereka,” ujar Rizal.

Ia menjelaskan, materi perlombaan juga mencakup sejarah berdirinya Kota Pontianak dan para sultan yang pernah memimpin kota tersebut. Materi sejarah ini sengaja dimasukkan agar generasi muda memahami perjalanan Pontianak sebelum terbentuknya pemerintahan kota seperti sekarang.

Rizal menilai, pengetahuan tentang sejarah lokal penting agar generasi muda tidak hanya mengenal perkembangan Pontianak saat ini, tetapi juga memahami akar sejarah dan peradaban yang membentuk kota tersebut.

Melalui lomba ini, Disporapar Pontianak berharap generasi muda semakin memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, serta menumbuhkan rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap daerah.

Peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak pun menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif yang tidak hanya mengasah pengetahuan, tetapi juga memperkuat pemahaman terhadap sejarah dan identitas kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *