PONTIANAK, AKCAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyiapkan peluang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kabupaten Ketapang menyusul potensi pertumbuhan awan hujan yang diperkirakan lebih dari 70 persen.

Plt Kepala BPBD Kalimantan Barat, Ridwan, mengatakan kondisi tersebut menjadi peluang untuk mendukung pelaksanaan OMC, terutama di wilayah yang membutuhkan penanganan karhutla.

“Kalau dilihat untuk potensi pertumbuhan awan, hampir seluruh kabupaten yang ada di tanggal 1 Oktober ini terlihat. Di Kabupaten Ketapang yang kita agak khawatirkan tadi mempunyai potensi pertumbuhan awan hujan sangat tinggi, lebih dari 70 persen,” kata Ridwan, Kamis (1/10/2026).

Advertisement

Menurut Ridwan, keberadaan awan dengan potensi pertumbuhan tinggi menjadi salah satu faktor pendukung pelaksanaan OMC. Namun, operasi tetap bergantung pada kondisi atmosfer dan perkembangan data cuaca.

“Semoga dari data yang ini kita bisa melakukan OMC untuk wilayah Ketapang. Untuk waktu-waktu ke depan juga kalau pertumbuhan ataupun potensi pertumbuhan awan di kabupaten tersebut cukup bagus, operasi OMC dapat kita lakukan,” ujarnya.

Menyesuaikan Kondisi Cuaca

Ridwan menegaskan pelaksanaan OMC tidak dilakukan secara otomatis berdasarkan potensi awan. Waktu dan lokasi operasi akan ditentukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi cuaca dan atmosfer.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan penanganan melalui rekayasa cuaca.

Dengan kondisi awan yang mendukung, Pemprov Kalbar berharap OMC dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah sasaran. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *