KUBU RAYA, AKCAYA – Polres menyalurkan 6.000 liter atau 6 ton air bersih ke 170 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan air bersih akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun Teluk Lais, Desa Persiapan Kuala Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (4/9/2026).
Air bersih tersebut diangkut menggunakan kendaraan Water Cannon Sat Samapta Polres Kubu Raya untuk menjangkau langsung warga yang membutuhkan.
Penyaluran dipimpin Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, bersama sejumlah pejabat utama Polres Kubu Raya dan personel Polsek Sungai Ambawang.
Air bersih yang disalurkan berasal dari penampungan sumur bor milik warga bernama Asun di Dusun Bawas Lestari Km 60, Desa Teluk Bakung.
Selanjutnya, air tersebut diangkut menggunakan Water Cannon Sat Samapta Polres Kubu Raya untuk didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut perintah langsung Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat terdampak karhutla.
“Ini merupakan perintah langsung Kapolres Kubu Raya sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap masyarakat yang terdampak karhutla dan mengalami krisis air bersih,” kata Ade, Sabtu (4/9/2026).
Menurutnya, keterbatasan air bersih menjadi persoalan serius karena air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, penanganan dampak karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman dan pencegahan kebakaran, tetapi juga dengan membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.
“Hari ini kami menyalurkan 6.000 liter atau 6 ton air bersih kepada sekitar 170 KK. Air berasal dari sumur bor milik warga dan didistribusikan menggunakan Water Cannon Sat Samapta Polres Kubu Raya,” ujarnya.
Ade menambahkan, penyaluran air bersih tersebut juga merupakan respons atas keluhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari setelah wilayah mereka terdampak karhutla.
“Penyaluran ini merupakan upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus merespons langsung keluhan warga yang terdampak karhutla dan mengalami keterbatasan sumber air. Kegiatan ini tidak berhenti di sini saja,” tegas Ade.
Penggunaan Water Cannon sebagai sarana distribusi menjadi langkah cepat Polres Kubu Raya untuk menjangkau warga di tengah terbatasnya akses terhadap sumber air.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan dasar warga, langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di tengah dampak karhutla,” ujar Ade. (elp)











