PONTIANAK, AKCAYA – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Launching Logo dan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat XIV Tahun 2026 di Atrium Gaia Bumi Raya City Mall, kemarin.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat Daud Yordan, jajaran pengurus KONI Kalbar, pemangku kepentingan serta insan olahraga.

Peluncuran logo dan maskot Porprov XIV menjadi penanda dimulainya tahapan persiapan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Advertisement

Kehadiran Gubernur Kalbar menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap penyelenggaraan Porprov sekaligus komitmen memperkuat pembinaan olahraga dan prestasi atlet di daerah.

Dalam sambutannya, Ria Norsan mengatakan peluncuran identitas Porprov XIV tidak sekadar menjadi seremoni. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya membangkitkan semangat olahraga di Kalimantan Barat.

“Malam ini kita tidak hanya sekadar meluncurkan sebuah simbol visual, tetapi kita sedang menyalakan api semangat kebangkitan olahraga di daerah kita. Peluncuran identitas ini menjadi penanda bahwa tahapan persiapan penyelenggaraan Porprov Kalimantan Barat ke-14 Tahun 2026 resmi dimulai,” ujar Norsan.

Menurutnya, Porprov XIV merupakan wujud kesungguhan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, KONI dan masyarakat untuk menghadirkan kompetisi olahraga yang berkualitas.

Penyelenggaraan Porprov diharapkan tidak berhenti pada kesuksesan pelaksanaan pertandingan. Lebih dari itu, ajang tersebut harus mampu melahirkan prestasi sekaligus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Ini adalah wujud kesungguhan kita bersama antara Pemerintah Provinsi, KONI dan masyarakat untuk menghadirkan ajang olahraga yang tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga sukses dalam prestasi dan pembinaan atlet jangka panjang,” tegasnya.

Norsan mengajak seluruh pemangku kepentingan, pimpinan cabang olahraga, atlet serta masyarakat untuk bersinergi memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Porprov XIV.

Ia berharap Porprov dapat menjadi ruang kebersamaan dan pemersatu masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

“Mari kita jadikan Porprov ini sebagai ruang kebersamaan, pemersatu daerah, serta batu loncatan agar atlet-atlet kita mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di kancah nasional bahkan internasional,” ajaknya.

Norsan juga mengingatkan bahwa olahraga tidak semata-mata berkaitan dengan kompetisi dan perolehan medali. Olahraga harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat untuk membangun pola hidup sehat, aktif dan produktif.

Ia mengajak masyarakat menjadikan aktivitas olahraga sebagai kebiasaan sehari-hari tanpa harus menunggu menjadi seorang atlet.

“Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari kehidupan kita. Tidak harus menjadi atlet untuk berolahraga. Yang penting kita membangun kebiasaan hidup sehat, aktif bergerak, dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian kita,” ujarnya.

Menurut Norsan, masyarakat yang sehat akan menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi yang kuat serta atlet-atlet berprestasi bagi Kalimantan Barat.

Penyelenggaraan Porprov XIV juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem olahraga daerah. Sinergi antara pemerintah provinsi, KONI, pemerintah kabupaten dan kota, pengurus cabang olahraga, atlet serta masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan ajang tersebut.

Tidak hanya dari sisi olahraga, Porprov XIV juga berpotensi memberikan dampak terhadap perekonomian daerah. Kehadiran atlet dan ofisial dari berbagai daerah dapat membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor kuliner serta usaha lokal lainnya.

Perputaran aktivitas selama penyelenggaraan Porprov diharapkan ikut memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Barat.

Dengan diluncurkannya logo dan maskot, persiapan menuju Porprov XIV Kalbar 2026 resmi memasuki tahapan berikutnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap ajang tersebut tidak hanya menjadi arena persaingan antaratlet dan antardaerah, tetapi juga menjadi momentum mempererat persatuan, membangun budaya hidup sehat serta mendorong peningkatan prestasi olahraga Kalimantan Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *