PONTIANAK, AKCAYA – Kecelakaan yang melibatkan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar) Eddo Susanto dan sepeda motor di Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, menjadi sorotan setelah warga mengaku menemukan K-Pods (KPOD) getar di dalam mobil yang dikemudikannya.
Kecelakaan terjadi tepat di depan RS Mitra Medika, Kecamatan Pontianak Kota, Kamis (20/8) sekitar pukul 08.35 WIB. Saat itu, Eddo mengemudikan Toyota Vellfire KB 1450 OT dan menabrak bagian belakang sepeda motor Honda KB 5318 XC yang dikendarai Budi Hartono.
Pada video di beberapa media sosial yang sempat beredar, saat kejadian, Edo terlihat seperti orang kebingungan saat duduk di belakang setir mobil yang ia kendarai.
Kasi Humas Polresta Pontianak AKP Wagitri mengatakan kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka.
“Dalam kecelakaan tersebut terdapat dua korban luka. Pengemudi sepeda motor mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan penumpangnya mengalami luka lecet pada kaki dan tangan,” kata Wagitri, mewakili PS Kasatlantas Polresta Pontianak AKP Supriyanto, mengutip detikKalimantan, Sabtu (22/8/2026).
Warga Klaim Temukan K-Pods di Dalam Mobil
Perhatian kemudian tertuju pada temuan K-Pods di dalam mobil Eddo setelah kecelakaan. Sejumlah warga yang berada di lokasi dan membantu proses evakuasi disebut menemukan perangkat tersebut di dalam Toyota Vellfire.
Temuan itu memunculkan pertanyaan mengenai keberadaan dan fungsi perangkat tersebut, termasuk apakah ada kaitannya dengan kondisi pengemudi ketika kecelakaan terjadi.
Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang menyatakan Eddo mengemudi di bawah pengaruh zat tertentu ataupun memastikan K-Pods tersebut berkaitan dengan kecelakaan.
Karena itu, temuan K-Pods tersebut masih sebatas informasi yang disampaikan warga.
Mobil Hantam Motor yang Hendak Berbelok
Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan bermula ketika kedua kendaraan melaju searah dari Jalan Ahmad Yani. Motor yang dikendarai Budi bersama penumpangnya, Sellyn, berada di depan mobil Eddo.
Saat tiba di depan RS Mitra Medika, Budi memperlambat laju sepeda motornya karena hendak berbelok ke kanan menuju rumah sakit.
Jarak kedua kendaraan yang diduga terlalu dekat membuat mobil Eddo tidak sempat menghindar. Toyota Vellfire tersebut kemudian menghantam bagian belakang sepeda motor hingga Budi dan Sellyn terjatuh.
“Karena jarak dekat, mobil Toyota KB 1450 OT menabrak bagian belakang sepeda motor Honda KB 5318 XC hingga terjatuh,” ujar Wagitri.
Budi mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan Sellyn mengalami luka lecet pada kaki dan tangan. Eddo tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
Polisi Andalkan Rekaman CCTV
Polisi turut memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut, sepeda motor terlihat melaju pelan di depan mobil sebelum berbelok.
Hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan faktor manusia. Polisi menilai pengemudi mobil kurang memperhatikan kendaraan yang berada di depannya.
“Diduga kecelakaan terjadi karena mobil yang dikendarai Eddo Susanto tidak memperhatikan kendaraan sepeda motor yang berada satu arah di depan sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor hingga terjatuh,” jelas Wagitri.
Kondisi jalan saat kejadian juga disebut cukup mendukung jarak pandang. Jalan Sultan Abdurrahman di lokasi memiliki lebar sekitar 10 meter, permukaan aspal dan jalur yang lurus. Cuaca cerah, meski arus lalu lintas terpantau ramai.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata pengendara dan kendaraan yang terlibat, serta mengecek kondisi kedua korban di RS Mitra Medika.
Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polresta Pontianak. Sementara itu, temuan K-Pods di dalam mobil masih menunggu kejelasan dan keterangan resmi dari pihak berwenang. (elp)











