PONTIANAK, AKCAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencanangkan penjaminan kualitas data Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui sistem pengawasan berlapis yang melibatkan petugas lapangan hingga pegawai organik BPS.

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, mengatakan kualitas data menjadi fokus utama karena hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi.

“Petugas Pendataan Lapangan akan diawasi oleh Petugas Pemeriksa Lapangan. Kemudian untuk memastikan keduanya menjalankan tugas dengan baik, dilakukan penjaminan kualitas oleh pegawai BPS,” ujarnya saat pencanangan di Kantor BPS Kalbar, Senin (15/6/2026).

Sebanyak 370 dari 489 pegawai BPS di Kalbar atau sekitar 75 persen ditugaskan sebagai penanggung jawab penjaminan kualitas data selama pelaksanaan sensus yang berlangsung Mei–Agustus 2026.

Saichudin menegaskan seluruh pegawai BPS turut diterjunkan ke lapangan untuk memastikan mutu data tetap terjaga. “Pesan pimpinan BPS RI jelas, sensus ekonomi ini harus sukses dan harus berkualitas,” katanya.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menekankan bahwa keberhasilan sensus ditentukan oleh kelengkapan cakupan pendataan dan kualitas data yang dihimpun.

“Kalau kita ingin Kalbar maju ekonominya, maka mari kita bantu dengan memberikan data yang berkualitas dan sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Kalbar Harisson menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 karena data BPS menjadi rujukan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan dan program ekonomi daerah. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *