KUBU RAYA, AKCAYA – Satuan Reserse Kriminal Polres Kubu Raya menangkap wanita, AS (29) yang diduga melakukan penipuan berkedok investasi jual-beli tiket pesawat.

AS merupakan mantan pegawai parkir di Bandara Internasional Supadio ditangkap di Bandara Juanda, Surabaya, Senin (31/5/2026).

Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengungkapkan, AS menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan Rp300 ribu hingga Rp800 ribu per transaksi.

“Modus tersangka menawarkan keuntungan dari bisnis jual-beli tiket ke korban. Ia membuat daftar harga tiket beserta estimasi keuntungan yang akan diperoleh, bahkan sesekali menunjukkan tautan situs pembelian tiket resmi untuk meyakinkan korbannya,” kata Ade Rabu (10/6/2026).

Menurut Ade, tersangka lebih dulu membangun kepercayaan korban dengan memberikan keuntungan sesuai janji pada tahap awal investasi. Cara itu membuat korban semakin yakin dan menambah modal.

Namun, belakangan pembayaran keuntungan mulai tersendat. Tersangka juga diduga menunjukkan bukti transaksi palsu untuk meyakinkan korban.

“Awalnya keuntungan yang dijanjikan masih diberikan sehingga korban percaya. Namun belakangan, tersangka tidak lagi memenuhi kewajibannya dan mulai menghilang,” ujar Ade.

Salah satu korban, kata Ade mengaku tergiur setelah melihat skema keuntungan yang dijanjikan, serta deretan bukti transaksi meyakinkan yang dipamerkan AS.

“Awalnya keuntungan yang dijanjikan masih diberikan sehingga korban percaya. Namun belakangan, tersangka tidak lagi memenuhi kewajibannya dan mulai menghilang,” tegas Ade.

AS yang semula intens berkomunikasi mendadak sulit dihubungi dan menghilang tanpa jejak bersama uang setoran korban.

Polisi Buru Jaringan dan Korban Lain

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Kubu Raya masih melakukan pendalaman terhadap kasus penipuan berkedok investasi jual-beli tiket pesawat yang dilakukan AS.

Polisi menelusuri aliran dana dan membuka kemungkinan adanya korban-korban lain yang terjebak dalam pusaran penipuan serupa.

Ade mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran investasi dengan keuntungan tinggi dalam waktu singkat. “Jangan mudah tergiur dengan keuntungan besar dalam waktu singkat. Pastikan terlebih dahulu legalitas dan kebenaran usaha yang ditawarkan,” katanya. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *