PONTIANAK, AKCAYA – Bank Kalbar kembali menegaskan komitmennya sebagai mitra pembangunan daerah dengan berpartisipasi dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara di halaman Pasar Daerah Sukadana.
Kehadiran Bank Kalbar menjadi bagian dari rangkaian Program Gema Membangun Desa (GMD) ke-3 Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bank Kalbar menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan guna mempermudah akses masyarakat terhadap layanan keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan partisipasi Bank Kalbar merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi hingga ke tingkat desa.
“Kehadiran Bank Kalbar dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kalimantan Barat. Sebagai Bank Pembangunan Daerah, kami terus menghadirkan produk dan layanan perbankan yang mudah diakses masyarakat sehingga dapat mendukung aktivitas ekonomi dan pembangunan di daerah,” ujarnya.
Menurut Rokidi, Bank Kalbar tidak hanya berperan sebagai lembaga jasa keuangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program yang selaras dengan agenda pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari pembangunan Kalimantan Barat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Selain mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, Bank Kalbar juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan kepada masyarakat Kayong Utara. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Rokidi menegaskan, Bank Kalbar akan terus memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah dengan menghadirkan layanan yang inovatif, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Bank Kalbar senantiasa berkomitmen mendukung pembangunan daerah melalui penyediaan produk dan layanan perbankan yang inovatif, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai Bank Pembangunan Daerah, kami terus memperluas akses layanan keuangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan desa menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. Karena itu, Bank Kalbar akan terus berada di garis depan mendukung setiap program pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Bagi Bank Kalbar, membangun desa berarti membangun masa depan Kalimantan Barat. Karena itu, kami hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai mitra pembangunan yang siap menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat UMKM, dan menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bagian dari Program Gema Membangun Desa (GMD) ke-3 Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara. Kegiatan itu juga menjadi rangkaian pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Sukadana pada 1–9 Agustus 2026.
Melalui keterlibatan dalam GMD 2026, Bank Kalbar kembali menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus menjadi penggerak pembangunan desa, penguatan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.











