PONTIANAK, AKCAYA –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 14 hari ke depan, meski jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi turun menjadi 24 titik.

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, penurunan titik panas belum menjadi alasan untuk mengurangi kesiapsiagaan. Kabut asap masih dirasakan di sejumlah wilayah sehingga penanganan karhutla harus terus dilakukan.

“Perjuangan kita belum selesai,” tegas Norsan.

Advertisement

Ia mengatakan, 24 titik panas tersebut terkonsentrasi di wilayah selatan Kalbar. Pemerintah tetap mengerahkan Satgas Darat untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan.

Dukungan operasi udara juga dipertahankan sesuai kondisi dan kelayakan operasional. Perpanjangan status tanggap darurat diharapkan menjaga koordinasi serta kesiapan seluruh unsur dalam mengantisipasi kebakaran susulan.

Norsan meminta seluruh pihak tidak lengah dan terus bersinergi dalam menangani karhutla. Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

“Mari terus bersinergi, saling menjaga kesehatan, dan hentikan segala bentuk pembakaran lahan,” ujarnya. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *