PONTIANAK, AKCAYA – SMP Negeri 13 Pontianak berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pontianak, Senin (26/10/2026).
Persaingan ketat mewarnai babak final yang mempertemukan empat sekolah tingkat SMP di Kota Pontianak. Perolehan poin antartim berlangsung saling kejar hingga SMPN 13 Pontianak berhasil menempati posisi teratas.
SMPN 10 Pontianak meraih juara kedua, disusul SMP Muhammadiyah 1 Pontianak di posisi ketiga. Sementara itu, SMPN 21 Pontianak menempati peringkat keempat.
Kegiatan ini digelar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67. Melalui kompetisi tersebut, MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak berupaya mengambil bagian dalam pengembangan pendidikan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak, Muhamad Firdaus, mengatakan lomba cerdas cermat menjadi agenda baru yang dihadirkan organisasinya sebagai bentuk kontribusi positif bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang adu pengetahuan untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, lomba tersebut diharapkan mampu mendorong semangat belajar, memperluas wawasan kebangsaan, dan menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap Tanah Air.
“Cerdas cermat ini adalah agenda baru dari Pemuda Pancasila. Kami berharap kehadiran Pemuda Pancasila di Kota Pontianak dapat memberikan kontribusi positif di bidang pendidikan,” ujar Firdaus.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak pelajar mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan dan membangun karakter.
Firdaus menegaskan, MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah organisasi untuk memperkuat peran sosial dan membangun kepercayaan masyarakat.
Selain lomba cerdas cermat, pihaknya merencanakan seminar kebangsaan dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa.
Pemuda Pancasila Kota Pontianak juga mendorong kegiatan gotong royong dan kerja bakti bersama warga melalui jajaran organisasi di tingkat kecamatan.
Firdaus berharap berbagai program tersebut dapat menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak menjadi contoh bagi kepengurusan di kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Barat.
Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Mutayam, mengapresiasi inisiatif MPC Pemuda Pancasila yang menggelar kompetisi akademik bagi pelajar SMP.
Ia menilai kegiatan tersebut merupakan terobosan positif karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan pengetahuan, meningkatkan kemampuan berkompetisi, dan memacu semangat belajar.
Menurut Mutayam, upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah. Organisasi kemasyarakatan juga dapat berkontribusi melalui program yang mendukung pendidikan.
“Kami sangat berharap Pemuda Pancasila di Kota Pontianak ke depan memperbanyak kegiatan serupa. Dinas Pendidikan sangat mendukung dan mendorong sekolah-sekolah untuk ikut kegiatan ini,” katanya.
Ia berharap lomba cerdas cermat dapat kembali diselenggarakan dengan persiapan yang lebih baik dan melibatkan lebih banyak sekolah.
Apresiasi juga disampaikan Guru Pendamping SMPN 13 Pontianak, Nurlia Anna A’laily. Ia menilai lomba cerdas cermat kebangsaan menjadi wadah positif bagi siswa untuk menguji pengetahuan sekaligus meningkatkan motivasi belajar.
Menurutnya, kegiatan semacam ini telah lama dinantikan para siswa karena dapat mendorong mereka lebih giat belajar dan berani berkompetisi.
“Saya melihat lomba ini sangat bagus. Sudah lama memang anak-anak menginginkan lomba seperti ini untuk memicu semangat belajar anak-anak,” ujarnya.
Nurlia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Keberhasilan SMPN 13 Pontianak meraih juara pertama menjadi salah satu hasil dari kompetisi tersebut. Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka ruang bagi organisasi kemasyarakatan untuk mengambil peran dalam pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan.
MPC Pemuda Pancasila Kota Pontianak berharap Lomba Cerdas Cermat Kebangsaan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang mendorong lahirnya generasi muda berpengetahuan luas, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara.











