PONTIANAK, AKCAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat mulai menunjukkan penurunan. Namun, api masih bertahan di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara.

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan, pemadaman masih dilakukan tim gabungan karena sejumlah titik kebakaran belum sepenuhnya padam.

“Sampai hari ini alhamdulillah titik api sudah menurun. Hanya dua kabupaten ini yang belum padam-padam, Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara,” kata Norsan, Jumat (18/9).

Advertisement

Di Kayong Utara, kebakaran terjadi di kawasan Bukit Peramas dan Gunung Palung. Tim gabungan bersama masyarakat dan relawan telah dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Namun, hingga Jumat pagi, api masih belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.

“Di Bukit Peramas dan Gunung Palung terjadi kebakaran, tapi alhamdulillah sudah ditangani oleh tim gabungan, pasukan darat, bersama masyarakat, relawan dari kita juga sudah datang ke sana. Sampai tadi pagi saya monitor belum padam. Masih berusaha dipadamkan,” ujarnya.

Menurut Norsan, medan yang berbukit serta minimnya sumber air menjadi kendala dalam proses pemadaman di kawasan tersebut.

“Karena kondisinya agak berat, berbukit, dan sumber air di situ tidak ada,” katanya.

Untuk mempercepat pemadaman, Norsan mengatakan telah memerintahkan pengerahan water bombing ke Kayong Utara.

“Tadi malam saya sudah perintahkan pasukan udara untuk mengirim water bombing satu ke sana,” tuturnya.

Sementara itu, pemadaman di Ketapang juga masih berlangsung. Meski demikian, Norsan menyebut kondisi karhutla secara umum di Kalbar mulai membaik seiring menurunnya jumlah titik api. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *