PONTIANAK, AKCAYA – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pontianak, Ruli Sudira, menyebutkan bahwa pembayaran pajak daerah kini semakin mudah seiring hadirnya layanan berbasis digital. Masyarakat tidak hanya bisa membayar melalui aplikasi milik Bapenda seperti e-Ponti, tetapi juga melalui platform e-commerce.
Menurut Ruli, kemudahan tersebut berdampak pada meningkatnya jumlah wajib pajak yang memanfaatkan layanan digital. Pada tahun 2025, dari total penerimaan pajak daerah sebesar Rp32 miliar, sekitar Rp5,8 miliar di antaranya berasal dari pembayaran melalui aplikasi.
“Terjadi peningkatan jumlah masyarakat Kota Pontianak yang membayar pajak melalui aplikasi. Bahkan sekarang masyarakat juga bisa membayar pajak di retail modern seperti Indomaret hingga Alfamart,” ujarnya usai membuka kegiatan Sosialisasi Digitalisasi Pajak Daerah di Aula Kecamatan Pontianak Selatan, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, digitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Dengan akses yang semakin mudah, diharapkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah juga meningkat.
Ruli turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung pembangunan Kota Pontianak melalui kepatuhan membayar pajak.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Pontianak, Yandi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Pontianak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat dan adaptif.
Ia menilai, strategi jemput bola yang dikombinasikan dengan digitalisasi menjadi terobosan yang efektif untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban perpajakan.
“Ini terobosan yang sangat baik. Kita berupaya mempermudah masyarakat dalam membayar pajak, terlebih dengan adaptasi digitalisasi yang ada. Harapannya kegiatan ini dapat mendorong peningkatan PAD yang jauh lebih baik,” katanya.
Yandi juga mengingatkan bahwa sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Pontianak sangat bergantung pada penerimaan pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berkontribusi membangun Kota Pontianak melalui kesadaran membayar pajak,” tutupnya.










