PONTIANAK, AKCAYA – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi dedikasi Pemadam Kebakaran Swasta Panca Bhakti yang telah mengabdi selama 50 tahun dalam membantu penanganan kebakaran serta berbagai aksi kemanusiaan di Kota Pontianak.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 Pemadam Kebakaran Swasta Panca Bhakti di Posko Pemadaman Kebakaran Panca Bhakti, Jalan Letjen Suprapto, Minggu (26/7/2026).

Menurut Edi, perjalanan selama setengah abad menjadi bukti nyata komitmen dan konsistensi Panca Bhakti dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Keberadaan para relawan yang siaga selama 24 jam dinilainya menjadi wujud semangat gotong royong yang terus terpelihara di Kota Pontianak.

“Lima puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini merupakan bukti nyata komitmen, dedikasi, dan semangat pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, Edi mengajak seluruh organisasi pemadam kebakaran swasta untuk memperkuat kolaborasi dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ia menyebut, berdasarkan prediksi BMKG, hujan diperkirakan belum akan turun hingga September. Kondisi tersebut membuat potensi kebakaran lahan semakin tinggi sehingga seluruh elemen perlu meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, dampak kabut asap mulai dirasakan masyarakat, baik yang berasal dari wilayah sekitar Kota Pontianak maupun akibat kebakaran lahan yang terjadi di Pontianak Selatan pada malam sebelumnya.

“Oleh karena itu, saya berharap seluruh pemadam kebakaran swasta juga ikut andil bersama-sama memadamkan api agar tidak terjadi bencana asap yang semakin parah,” katanya.

Selain ancaman kebakaran lahan, musim kemarau juga mulai memengaruhi ketersediaan air bersih. Edi menjelaskan, surutnya debit sungai serta intrusi air laut menyebabkan kadar garam di instalasi pengolahan air meningkat hingga mencapai 2.100 miligram per liter di beberapa titik.

“Kita berharap segera turun hujan agar dampaknya tidak semakin parah, terutama terhadap produksi dan suplai air bersih bagi masyarakat,” ungkapnya.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa dalam beberapa hari terakhir hampir setiap hari terjadi kebakaran bangunan di Kota Pontianak. Menurutnya, kondisi cuaca yang panas ditambah gangguan instalasi listrik menjadi faktor yang perlu diwaspadai.

Karena itu, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dengan memastikan instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya digunakan secara aman untuk mencegah kebakaran.

Memasuki usia emas ke-50, Edi berharap Panca Bhakti terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme, memperbarui sarana dan prasarana, serta mempererat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan seluruh organisasi pemadam kebakaran swasta di Kota Pontianak.

“Sinergi yang kuat akan menjadi modal utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga Panca Bhakti semakin maju, semakin solid, semakin profesional, dan terus menjadi organisasi yang dicintai masyarakat,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *