JAKARTA, AKCAYA – Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) resmi menetapkan Zulfydar Zaidar Mochtar sebagai satu-satunya calon Ketua Umum Pengurus Besar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (PB ABTI) periode 2026–2030. Kepastian tersebut diperoleh setelah proses penjaringan dan verifikasi administrasi yang berlangsung selama dua pekan dinyatakan selesai.
Ketua TPP, Iwan Gunawan, mengatakan hingga batas akhir pendaftaran hanya Zulfydar yang mengembalikan formulir beserta seluruh dokumen persyaratan pencalonan.
“Sampai batas waktu yang ditetapkan kami dari TPP menerima hanya satu orang bakal calon yang mendaftarkan diri yaitu saudara Zulfydar Zaidar Mochtar yang mengambil formulir pada 6 Juli dan mengembalikan formulir beserta berkas persyaratan pada 12 Juli 2026, termasuk surat dukungan dari 17 Pengprov ABTI,” ujar Iwan Gunawan di Gedung KONI Pusat, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Iwan menjelaskan, TPP yang beranggotakan Steve Singgih Wibowo sebagai sekretaris serta Yulia Agustin, Muhammad Gilang, dan Sandey Tantra sebagai anggota telah menyelesaikan proses verifikasi seluruh dokumen pencalonan.
Hasilnya, Zulfydar dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administratif sehingga berhak maju sebagai calon tunggal dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB ABTI yang akan digelar di Hotel Mahkota, Pontianak, pada 25 Juli 2026.
“Hasil kerja TPP yang telah memverifikasi semua berkas Saudara Zulfydar sebagai calon Ketua Umum PB ABTI akan kami laporkan dan serahkan kepada pimpinan sidang Munas PB ABTI Tahun 2026,” tegasnya.
Iwan mengaku bersyukur seluruh tahapan penjaringan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti. Menurutnya, proses tersebut menghasilkan satu nama calon yang telah mengikuti seluruh mekanisme pencalonan.
Dengan demikian, Munas PB ABTI 2026 dipastikan hanya akan diikuti satu kandidat dalam pemilihan Ketua Umum periode 2026–2030.
Selain itu, TPP juga mencatat sebanyak 24 Pengurus Provinsi (Pengprov) ABTI telah memenuhi persyaratan sebagai peserta Munas.
“Kami berharap Munas ABTI berjalan lancar, mampu menyusun program kerja terbaik bagi kemajuan organisasi, serta menetapkan Ketua Umum PB ABTI periode 2026–2030,” kata Iwan.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama proses suksesi kepengurusan, Zulfydar bersama jajaran pengurus PB ABTI telah melakukan audiensi dengan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari.
Menurut Iwan, kedua pimpinan organisasi olahraga nasional tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap pencalonan kembali Zulfydar untuk memimpin PB ABTI.
Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya PB ABTI dalam melanjutkan pembinaan atlet, memperluas prestasi bola tangan Indonesia di tingkat internasional, serta mempersiapkan agenda strategis organisasi pada periode kepengurusan 2026–2030.









