KUBU RAYA, AKCAYA – Kobaran api membesar di lahan tak jauh dari Perumahan Seruat Mansion, Jalan Angkasa Pura, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, kemarin malam.

Tiupan angin membuat api bergerak cepat, sementara asap cokelat pekat membubung tinggi di sekitar lokasi.

Kebakaran ditemukan Tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kubu Raya saat patroli. Begitu melihat titik api, petugas langsung menghentikan kendaraan dan melakukan pemadaman.

Advertisement

Empat unit mesin Robin dioperasikan. Petugas membentangkan 42 selang, memasang empat nozzle, dan empat selang hisap untuk menyuplai air ke titik-titik api.

Namun api tidak mudah dikendalikan. Angin yang bertiup kencang justru memperluas area terbakar. Petugas harus berpacu dengan arah angin agar api tidak menjalar ke lahan yang lebih dekat dengan permukiman.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 6 hektare.

Karena situasi semakin sulit, Tim KRYD berkoordinasi dengan BNPB Kubu Raya, BPBD, serta Koramil 05/Sungai Raya.

Tim gabungan memperkuat pemadaman sekaligus membuat penyekatan di sekitar area kebakaran. Penyekatan menjadi langkah penting agar api tidak merambat ke lahan lain.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, tim gabungan terus melakukan penyemprotan, pemadaman, dan penyekatan untuk melokalisir kebakaran.

“Tim gabungan terus melakukan penyemprotan dan pemadaman, sekaligus penyekatan agar kebakaran tidak meluas ke lahan lain maupun mendekati permukiman masyarakat,” kata Ade, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, proses pemadaman masih menghadapi kendala. Jarak antara titik kebakaran dengan sumber air cukup jauh, sehingga petugas harus mengatur suplai air secara efektif sementara api terus berpotensi bergerak mengikuti arah angin.

“Api belum dapat dipadamkan seluruhnya karena lahan yang terbakar cukup luas. Di beberapa lokasi masih terdapat bara api yang cukup besar dan mengeluarkan asap. Bara tersebut sewaktu-waktu dapat kembali menyala,” ujarnya.

Petugas tidak langsung meninggalkan lokasi setelah kobaran utama berhasil ditekan. Pendinginan terus dilakukan agar bara yang tersisa tidak berkembang menjadi titik api baru. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *