PONTIANAK, AKCAYA – Sebanyak 20 dosen Fakultas MIPA dan Teknologi (FMIPATEK) Universitas PGRI Pontianak berpartisipasi sebagai presenter dalam The 4th International Conference on Educational Research and Innovation (ICERI 2026) yang berlangsung di Hotel Raia & Convention Center, Kuching, Sarawak, Malaysia, pada 28–29 Oktober 2026.

Keikutsertaan puluhan dosen tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas PGRI Pontianak memperkuat kualitas penelitian, publikasi ilmiah, serta jejaring akademik di tingkat internasional.

ICERI 2026 mengangkat tema “Transforming Learning through Digitalisation and Artificial Intelligence”. Konferensi ini diikuti peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina yang membahas berbagai perkembangan penelitian serta inovasi pendidikan di tengah pesatnya transformasi digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).

Advertisement

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi dari dua pembicara utama. Mereka adalah Muhammad Ali Chaudhry, Deputy Director of Research and Consultancy, University College London (UCL), serta Associate Professor Victor Lim Fei, Deputy Head (Research) bidang English Language & Literature di National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura.

Setelah sesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi hasil penelitian oleh peserta dari berbagai institusi dan negara. Forum ini menjadi ruang bagi para akademisi untuk berbagi pengetahuan, bertukar gagasan, serta mendiskusikan pendekatan baru dalam mengembangkan pembelajaran yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Rektor Universitas PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus, menyampaikan bahwa keikutsertaan dosen dalam konferensi internasional merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

Menurutnya, forum internasional memberikan kesempatan kepada dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian sekaligus memperluas jejaring akademik dengan peneliti dari berbagai negara. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama penelitian dan meningkatkan daya saing dosen maupun institusi di tingkat global.

Firdaus berharap partisipasi para dosen dalam ICERI 2026 dapat mendorong lahirnya penelitian inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan.

Dukungan serupa disampaikan Dekan FMIPATEK Universitas PGRI Pontianak, Yudi Darma. Ia mengatakan keikutsertaan dosen dalam konferensi tersebut merupakan implementasi kemitraan internasional yang telah berjalan sejak 2024.

Menurut Yudi, konferensi internasional menjadi kesempatan strategis bagi dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian, memperluas wawasan akademik, membangun jejaring kolaborasi, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.

Ia berharap dukungan fakultas terhadap kegiatan akademik internasional dapat mendorong dosen semakin aktif mengikuti berbagai forum ilmiah, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Partisipasi 20 dosen FMIPATEK sebagai presenter dalam ICERI 2026 sekaligus mencerminkan komitmen Universitas PGRI Pontianak untuk meningkatkan produktivitas penelitian dan memperkuat kompetensi akademik dosen.

Melalui keikutsertaan tersebut, hasil penelitian yang dipresentasikan diharapkan dapat memperkaya pertukaran pengetahuan dan menjadi bagian dari pengembangan inovasi pendidikan, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi serta pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam proses pembelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *