KUBU RAYA, AKCAYA – Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya, baru mencapai 7 persen. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, meminta pengerjaan proyek senilai Rp89 miliar itu dipercepat agar target penyelesaian pada pertengahan 2027 tidak molor.
Hal itu disampaikan Lasarus saat meninjau pembangunan IPA bersama Bupati Kubu Raya Sujiwo di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Senin (19/10/2026).
Lasarus menilai pembangunan instalasi tersebut penting untuk mengatasi keterbatasan akses air bersih di Kubu Raya. Namun, progres pekerjaan yang masih di bawah target menjadi perhatian serius.
“Ini sekarang progres baru tujuh persen, harusnya sudah 14 persen. Ini agak terlambat sedikit. Kita dorong supaya bisa diserap dengan cepat, jangan sampai nanti terlambat. Sayang, APBN sudah masuk tetapi dananya tidak bisa diserap,” kata Lasarus.
Ia meminta Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum bersama pelaksana proyek segera mengambil langkah percepatan agar pekerjaan berjalan sesuai jadwal.
“Kita berharap kepada teman-teman dari Cipta Karya untuk mendorong supaya pengerjaan ini cepat, untuk mengejar progres yang sesuai dengan waktu pelaksanaan proyek itu sendiri, sampai nanti masa proyeknya selesai,” ujarnya.
IPA Arang Limbung dibangun menggunakan anggaran APBN dengan skema kontrak tahun jamak. Proyek yang dimulai pada 24 Agustus 2026 itu dirancang memiliki kapasitas pengolahan 100 liter per detik melalui dua unit, masing-masing berkapasitas 50 liter per detik.
Fasilitas tersebut ditargetkan mendukung pelayanan air bersih bagi sekitar 8.000 sambungan rumah. Penyelesaiannya diperkirakan pada Juni atau Juli 2027.
“Mudah-mudahan tidak mundur, sehingga masyarakat Kubu Raya cepat bisa ditangani kekurangan air bersihnya,” harap Lasarus.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya Sujiwo berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPR RI terus diperkuat untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Dengan kapasitas 100 liter per detik, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu solusi atas persoalan air bersih sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kubu Raya,” kata Sujiwo. (elp)











