SINGKAWANG, AKCAYA – Sebilah pedang dan lima bendera dengan identitas kelompok bertuliskan “Robot Selatan Singkawang 67”, “Kampoeng Ghost”, “Boys Stress Since 2018”, “Mistrymalam Est2023#”, serta “Reabon misteri Keep Smiling and Observing the World, Lowering Your Head So That It Is Not Easily Read” diamankan Tim Patroli Presisi Polres Singkawang dari sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Para remaja tersebut diamankan di kawasan Pantai Gratis, Jalan Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (30/8) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Kasihumas Polres Singkawang Iptu Hidayatno mengatakan, pengamanan tersebut berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110. Warga merasa resah dengan keberadaan sekelompok remaja yang berkumpul di kawasan Pantai Gratis pada dini hari.

Advertisement

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Patroli Presisi yang mendapat dukungan Piket Pamapta Polres Singkawang, Piket Jaga, serta personel Polsek Singkawang Selatan segera mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Setibanya di lokasi, petugas kemudian mengamankan para remaja tersebut dan membawanya ke Polres Singkawang untuk dilakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut,” kata Hidayatno, Senin (31/8/2026).

Sementara itu, seorang remaja berinisial RR masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Satreskrim Polres Singkawang terkait temuan senjata tajam yang dibawanya.

Polres Singkawang selanjutnya melakukan pendataan terhadap seluruh remaja yang diamankan.

Bagi remaja yang masih di bawah umur, petugas menghubungi pihak keluarga dan meminta orang tua membawa identitas seperti KTP, KIA maupun Kartu Keluarga untuk proses penyerahan kembali kepada keluarga.

“Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis sekaligus pembinaan terhadap para remaja agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan,” ujarnya.

Polres Singkawang juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang turut menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas kepada pihak kepolisian.

Masyarakat, khususnya para orang tua, diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan tawuran, termasuk yang disebarkan melalui media sosial.

“Kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan langkah pencegahan guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Singkawang,” ungkapnya. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *