PONTIANAK, AKCAYA – Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, mengatakan Pelindo telah menyiapkan dukungan operasional dan layanan kepelabuhanan guna memastikan kegiatan ekspor dapat berjalan dengan lancar.
“Kami siap memberikan layanan kepelabuhanan yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran ekspor PT ICA. Kami memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, dan layanan operasional agar arus barang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan efisien,” kata Farid kepada wartawan saat saat pelepasan ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide oleh PT Indonesia Chemical Alumina (ICA) di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Jumat (7/8/2026).
Sebagai langkah lanjutan, Pelindo juga tengah menyiapkan skema pengalihan secara bertahap aktivitas ekspor menuju Terminal Kijing.
Terminal tersebut memiliki kapasitas pelayanan yang lebih besar dan mampu melayani kapal berukuran lebih besar sehingga dapat mendukung peningkatan efisiensi rantai logistik.
Farid kemudian menjelaskan, Pelindo telah mempersiapkan tambahan peralatan bongkar muat, termasuk rencana kedatangan crane baru pada akhir Agustus, serta berkoordinasi dengan berbagai perusahaan pelayaran seperti Samudera Indonesia, TEMAS, SPIL, dan operator lainnya guna memastikan kesiapan operasional terminal.
“Ke depan, aktivitas ekspor komoditas strategis akan diarahkan secara bertahap ke Terminal Kijing. Dengan kapasitas terminal yang lebih besar dan dukungan infrastruktur yang terus kami perkuat, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi logistik sekaligus mendukung pertumbuhan ekspor dan pengembangan industri hilirisasi di Kalimantan Barat,” jelasnya.
Proses Administrasi Ekspor Selesai
Di tempat yang sama, Direktur PT Indonesia Chemical Alumina, Arief Abidin, mengatakan seluruh proses administrasi ekspor telah diselesaikan sehingga perusahaan dapat kembali menjalankan kegiatan ekspor secara normal.
“Hari ini ekspor PT ICA kembali berjalan. Pengiriman tahap awal sebanyak 40 kontainer akan kami lanjutkan secara bertahap hingga sekitar 200 kontainer dalam satu pekan,” kata Arief Abidin.
Ia melanjutkan bahwa ekspor yang dilakukan menjadi momentum penting bagi keberlangsungan operasional perusahaan.
“Tentunya juga kepastian bagi seluruh rantai bisnis kami,” ujarnya.
Pelindo Siapkan Layanan Dukungan
Sebagai operator pelabuhan, Pelindo memastikan kesiapan layanan kepelabuhanan untuk mendukung kelancaran ekspor hasil hilirisasi tersebut.
Selain mendukung ekspor PT ICA, Pelindo menyatakan kesiapannya dalam menyediakan layanan kepelabuhanan bagi pengembangan industri hilirisasi bauksit di Kalimantan Barat, termasuk untuk mendukung pengembangan smelter maupun infrastruktur pendukung lainnya ke depan.
Kembalinya ekspor produk alumina PT ICA menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan program hilirisasi nasional. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, regulator, BUMN, operator pelabuhan, dan pelaku usaha diharapkan semakin memperkuat ekosistem industri pengolahan mineral dalam negeri, meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat. (elp)











