KUBU RAYA, AKCAYA – Rangkaian puncak Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXIII dan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Barat resmi ditutup, Rabu (29/7/2026).

Acara digelar di halaman Kantor Bupati Kubu Raya dan dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, para bupati dan wali kota se-Kalbar, Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Erlina Norsan, serta jajaran ketua dan anggota TP PKK kabupaten/kota.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 27–29 Juli 2026, menempatkan Kabupaten Kubu Raya sebagai tuan rumah.

Dalam kegiatan tersebut, Ria Norsan menegaskan bahwa semangat gotong royong tetap relevan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

“Hari ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh dan terus menjadi kekuatan kita. Salah satu kekuatan terbesar bangsa Indonesia sejak dahulu adalah semangat gotong royong. Berkat semangat itulah berbagai tantangan dapat kita lalui, dan dengan semangat yang sama pula kita membangun masa depan,” ujar Norsan.

Menurutnya, membangun daerah bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat memulai dari hal-hal sederhana, seperti menjaga kerukunan dengan tetangga, peduli lingkungan, membantu yang membutuhkan, menghargai perbedaan, dan aktif dalam kegiatan sosial.

“Mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar bagi kemajuan Kalimantan Barat,” katanya.

Norsan juga menyoroti peran keluarga sebagai fondasi nilai-nilai kehidupan. Melalui 10 Program Pokok PKK, para kader dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, ekonomi keluarga, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.

“Pengabdian yang Ibu-Ibu lakukan mungkin tidak selalu terlihat di depan, tetapi manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh kader PKK di Kalbar,” tegasnya.

Norsan berharap momentum BBGRM dan HKG-PKK tahun ini memperkuat tekad untuk merawat budaya gotong royong, ketahanan keluarga, dan kepedulian sosial.

Menurutnya, cita-cita Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan dapat dicapai jika seluruh elemen terus saling mendukung.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Erlina Norsan mengapresiasi penyelenggaraan yang berjalan lancar hingga penutupan.

Ia menekankan pentingnya memahami dan memedomani makna kegiatan ini agar semangat pengabdian terus tumbuh.

Erlina juga mengungkapkan bahwa TP PKK Provinsi telah meluncurkan program inspirasi berbasis pangan lokal serta program baru di luar 10 Program Pokok PKK.

Program tersebut akan disosialisasikan ke seluruh kabupaten dan kota se-Kalbar saat monitoring dan evaluasi lapangan.

Dengan ditutupnya rangkaian HKG-PKK ke-54 di Kubu Raya, gerakan PKK diharapkan semakin solid dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, sehat, dan sejahtera.

Tahun depan, Kota Singkawang akan menjadi tuan rumah HKG-PKK tingkat Kalimantan Barat. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *