SANGGAU, AKCAYA – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan berkolaborasi dengan Rumah BUMN memfasilitasi 15 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) peserta Pertamina UMK Academy 2026 untuk memasarkan produk dalam Festival Budaya Melayu Paradje Pusaka Negeri Sanggau XVIII.

Festival yang berlangsung pada 7–10 Oktober 2026 di Istana Surya Negara, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi kesempatan bagi UMKM binaan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat sekaligus memperluas jaringan pelanggan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pendampingan tersebut tidak hanya berfokus pada promosi selama festival, tetapi juga mendorong pelaku usaha membangun hubungan dengan pelanggan secara berkelanjutan.

Advertisement

“Kami ingin kesempatan ini memberikan manfaat yang terus dirasakan oleh pelaku UMKM, termasuk setelah festival berakhir. Melalui produk yang diperkenalkan dan kartu nama yang dibagikan, pengunjung dapat kembali menghubungi pelaku usaha untuk melakukan pemesanan. Kami berharap langkah ini membantu UMKM memperoleh pelanggan baru dan semakin percaya diri mengembangkan usahanya,” ujar Edi.

Melalui program Pertamina UMK Academy 2026, Pertamina bersama Rumah BUMN mendampingi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan bisnis. Pendampingan juga diarahkan untuk memperluas akses promosi, pemasaran, serta jejaring usaha agar UMKM memiliki peluang lebih besar dalam mengembangkan bisnisnya.

Edi menambahkan, festival budaya menjadi ruang strategis untuk mempertemukan produk lokal dengan masyarakat. Selain memperkenalkan kekayaan budaya daerah, kegiatan tersebut juga membuka peluang bagi produk UMKM untuk semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas.

“Di balik setiap produk lokal, ada kerja keras pelaku usaha dan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kami berharap masyarakat turut mengenal dan memilih produk UMKM agar usaha mereka terus tumbuh bersama kekayaan budaya daerah,” tambahnya.

Selain memasarkan produk secara langsung, para peserta juga memanfaatkan fasilitas kartu nama yang disediakan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Kartu nama tersebut memudahkan pengunjung menyimpan kontak pelaku usaha sehingga komunikasi dan pemesanan dapat berlanjut meskipun festival telah berakhir.

Salah satu peserta, Soeratmi, pemilik usaha Semprong Mekar Jaya, mengaku kesempatan tersebut membantunya memperkenalkan produk kepada lebih banyak masyarakat. Menurutnya, kartu nama yang dibagikan juga mempermudah calon pelanggan untuk menghubungi usahanya kembali.

“Terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk ikut memperkenalkan produk di festival ini. Kartu nama yang dibagikan memudahkan pengunjung menyimpan kontak usaha kami sehingga mereka bisa memesan kembali setelah festival selesai. Harapannya, semakin banyak orang mengenal Semprong Mekar Jaya dan menjadi pelanggan kami,” ungkap Soeratmi.

Melalui fasilitasi promosi dan pendampingan usaha tersebut, Pertamina berharap UMKM binaan dapat memperluas jangkauan pemasaran, memperoleh pelanggan baru, serta meningkatkan peluang pertumbuhan bisnis. Dengan demikian, pengembangan UMKM diharapkan turut memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *