PONTIANAK, AKCAYA – Jarak pandang di sejumlah wilayah Kalimantan Barat membaik pada Senin (5/10/2026) pagi. Kondisi ini turut membuat aktivitas penerbangan di Bandara Supadio Pontianak kembali berjalan.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Ridwan, mengatakan jarak pandang di Pontianak sempat berada di kisaran 1,5 kilometer pada pagi hari. Namun, kondisi berangsur membaik setelah pukul 07.00 WIB.

“Untuk Kota Pontianak, tadi pagi jarak pandang sekitar 1,5 kilometer. Namun, setelah pukul 07.00 WIB kondisinya mulai membaik dan beberapa penerbangan yang sebelumnya dijadwalkan sekitar pukul 06.20 WIB sudah dapat melakukan take-off sebelum pukul 07.00 WIB,” kata Ridwan, Senin (5/10/2026).

Advertisement

Menurutnya, kondisi jarak pandang tersebut tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas penerbangan di Pontianak. Perbaikan jarak pandang membuat penerbangan dapat kembali dilakukan sesuai kondisi keselamatan penerbangan.

Sementara itu, di Kabupaten Ketapang, jarak pandang sempat turun hingga sekitar 600 meter pada pagi hari. Kondisi tersebut kemudian berangsur membaik.

Ridwan mengatakan BPBD Kalbar terus memantau perkembangan jarak pandang, terutama di wilayah yang masih terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemantauan dilakukan bersamaan dengan perkembangan titik panas dan kondisi asap untuk mengantisipasi gangguan terhadap aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan.

Kondisi jarak pandang yang membaik menjadi perkembangan positif di tengah penanganan karhutla di Kalbar. Namun, pemantauan tetap dilakukan karena kondisi udara dapat berubah sewaktu-waktu. (elp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *