PONTIANAK, AKCAYA – Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Hindarsono, mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap praktik percaloan dalam penerimaan anggota Polri.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang karena proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya.
Pesan tersebut disampaikan Hindarsono saat mengikuti kegiatan Sambang dan Silaturahmi Subuh Keliling (Suling) di Masjid Attaqwa, Jalan Alianyang, Pontianak, Sabtu (17/10/2026).
Ia menegaskan, penerimaan anggota Polri menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Karena itu, calon anggota maupun keluarganya tidak perlu menggunakan jasa perantara untuk mendapatkan kelulusan.
“Penerimaan anggota Polri juga dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat tidak perlu percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu,” ujar Hindarsono.
Ia meminta masyarakat segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan pihak yang menawarkan jasa kelulusan atau meminta uang dengan mengatasnamakan proses penerimaan anggota Polri. (elp)










