PONTIANAK, AKCAYA – Karang Taruna Kota Pontianak terus memperkuat perannya dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang melanda wilayah Kota Pontianak.

Tak bekerja sendiri, Karang Taruna membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak maupun relawan pemadam yang berada di lapangan.

Terbaru, Karang Taruna Kota Pontianak berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Pontianak dalam penyaluran bantuan kemanusiaan.

Advertisement

Bantuan tersebut diserahkan di halaman PMI Kota Pontianak yang menjadi lokasi Posko Segar Relawan yang diinisiasi Karang Taruna Kota Pontianak.

Sejumlah bantuan yang diterima Karang Taruna di antaranya masker untuk masyarakat umum, masker filter bagi relawan pemadam, air mineral, makanan ringan, obat-obatan hingga vitamin.

Selanjutnya, bantuan tersebut akan disalurkan Karang Taruna kepada masyarakat dan relawan pemadam di sejumlah lokasi yang membutuhkan.

Ketua Karang Taruna Kota Pontianak, Muhammad Irfan Oktodiar, mengapresiasi dukungan IDI Cabang Kota Pontianak yang ikut bergerak membantu masyarakat di tengah kondisi kabut asap.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Karang Taruna Kota Pontianak dan PMI mendapatkan bantuan dan kolaborasi dari IDI Cabang Kota Pontianak. Saya mengapresiasi IDI menjadi garda terdepan dalam situasi seperti ini untuk membantu masyarakat dan petugas pemadam,” ujar Irfan.

Menurutnya, bantuan yang diterima akan diprioritaskan untuk mendukung para relawan pemadam yang setiap hari berada di lapangan menghadapi kebakaran dan paparan asap.

Masker filter, vitamin, air mineral dan makanan ringan dinilai menjadi kebutuhan penting bagi para relawan yang menjalankan tugas di tengah kondisi lingkungan yang tidak sehat.

“Bantuan-bantuan ini akan kita salurkan ke relawan pemadam di lokasi. Apalagi ada bantuan mineral, masker dan makanan ringan. Kami harapkan dapat membantu relawan pemadam di lapangan, khususnya di Kota Pontianak, termasuk vitamin juga akan kami salurkan,” katanya.

Irfan menegaskan, Karang Taruna Kota Pontianak akan terus mengambil peran dalam membantu masyarakat sesuai dengan kapasitas organisasi.

Menurutnya, kondisi karhutla dan kabut asap membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, Karang Taruna tidak ingin berjalan sendiri, melainkan membangun jejaring kolaborasi agar bantuan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Kami Karang Taruna Kota Pontianak sangat membuka ruang kolaborasi dengan semua pihak. Karang Taruna tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan berbagai pihak,” tegasnya.

Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi darurat. Setiap pihak dapat mengambil peran sesuai kemampuan dan sumber daya yang dimiliki.

Karang Taruna, kata Irfan, akan berupaya menjadi salah satu penghubung dalam memastikan bantuan dari para pihak dapat diteruskan kepada masyarakat maupun relawan di lapangan.

“Ditunggu juga kolaborasi selanjutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kota Pontianak, dr. Bayu Zeva Wirasakti, mengatakan dukungan kepada Karang Taruna merupakan bentuk kepedulian IDI sebagai organisasi profesi sekaligus bagian dari masyarakat Kota Pontianak.

Menurut Bayu, IDI berupaya membantu sesuai kapasitas organisasi dalam menghadapi kondisi kabut asap yang semakin tebal.

“Kita IDI Cabang Kota Pontianak menyalurkan bantuan yang bisa kami kumpulkan untuk bagaimana cara kita membantu sebagai organisasi profesi dan bagian dari masyarakat Kota Pontianak dalam menanggulangi keadaan kabut asap yang semakin hari semakin tebal,” ujarnya.

Bantuan yang disalurkan melalui Karang Taruna dan PMI tersebut meliputi masker masyarakat, masker filter untuk tim pemadam, makanan, air mineral, obat-obatan serta vitamin.

“Semoga apa yang kami berikan melalui Karang Taruna Kota Pontianak dan PMI bisa membantu menyelesaikan permasalahan asap ini,” katanya.

Bayu juga memastikan IDI Cabang Kota Pontianak siap kembali memberikan dukungan apabila kebutuhan di lapangan masih belum mencukupi.

“Ini komitmen kami IDI Cabang Kota Pontianak bahwa kalaupun nanti dari Karang Taruna Kota Pontianak merasa ada kekurangan akan kami dukung lagi,” tegasnya.

Bagi Karang Taruna Kota Pontianak, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran organisasi kepemudaan dan sosial dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat.

Tidak hanya membantu menyalurkan bantuan, Karang Taruna juga berupaya memastikan keberadaan Posko Segar Relawan dapat menjadi ruang dukungan bagi masyarakat dan relawan selama kondisi kabut asap masih berlangsung.

Melalui kolaborasi dengan organisasi profesi, PMI dan berbagai pihak lainnya, Karang Taruna Kota Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Karang Taruna berharap semakin banyak pihak ikut bergandengan tangan sehingga penanganan dampak karhutla tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat Kota Pontianak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *