PONTIANAK, AKCAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menyiagakan tiga helikopter milik TNI untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Dukungan udara ini difokuskan untuk patroli dan pemadaman sesuai kondisi di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Ridwan, mengatakan ketiga helikopter yang berbasis di Pontianak tersebut disiapkan untuk menjalankan operasi udara pada Selasa (13/10/2026).
Pembagian tugas meliputi patroli udara di Kabupaten Kubu Raya, operasi water bombing atau pemadaman menggunakan bom air di Kabupaten Mempawah, serta patroli udara tambahan di wilayah Mempawah.
Meski demikian, pelaksanaan operasi tetap bergantung pada kondisi cuaca dan jarak pandang demi keselamatan penerbangan.
“Hari ini dengan kondisi standby akan melaksanakan operasi tergantung visibility,” ujar Ridwan, Selasa (13/10/2026).
BPBD Kalbar terus berkoordinasi dengan TNI dan unsur terkait untuk memastikan dukungan udara dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Kehadiran tiga helikopter tersebut diharapkan memperkuat pemantauan titik kebakaran sekaligus mempercepat penanganan karhutla di wilayah terdampak. (elp)










